SUARA PEKANBARU - Nama Gregorius Ronald Tannur (GRT) dinilai sadis. Dia telah menciptakan kegemparan sejak dugaan penyisaan pada sang kekasih viral.
Dini Sera Afrianti ditemukan dalam keadaan lemas tidak berdaya di sebuah parkiran rumah karaoke di Surabaya.
Dini Sera Afrianti ditemukan banyak luka di beberapa bagian tubuhnya dan bekas lindasan ban mobil di lengannya.
Berdasarkan penyelidikan Polrestabes Surabaya, setelah mewawancarai setidaknya 15 saksi dalam kasus penganiayaan tersebut.
Gregorius Ronald Tannur diidentifikasi sebagai pelaku penganiayaan terhadap kekasihnya, Dini Sera Afrianti.
Setelah mendalami fakta-fakta oleh penyidik, akhirnya dapat disimpulkan bahwa GRT adalah pelaku di balik penganiayaan yang mengakibatkan kematian DSA di sebuah parkiran rumah karaoke di Surabaya.
“Dari pendalaman yang dilakukan oleh penyidik, akhirnya berhasil disimpulkan bahwa GRT adalah pelaku dari penganiayaan yang menyebabkan tewasnya DSA di sebuah basement salah satu rumah karaoke di Surabaya,” ucap awak media, dilansir pekanbaru.suara.com dari akun Youtube @tvOneNews pada 7 Oktober 2023.
Video kondisi Dini Sera Afrianti yang ditemukan tergeletak di bastmaent menarik perhatian publik.
Video ini menyebar di media sosial dan menjadi sorotan setelah diketahui bahwa wanita dalam video itu tewas oleh tangan kekasihnya.
Baca Juga: Pantas Jerawat Betah Bikin Gak Enak Dipandang, Ternyata Ini Masalahnya Saat Perawatan Wajah
Dalam video tersebut, korban penganiayaan oleh Gregorius Ronald Tannur terlihat sudah tak berdaya.
Namun, netizen menyoroti suara perekam video yang tertawa sambil menunjukkan kondisi sekarat Dini Sera Afrianti.
Belakangan diketahui bahwa perekam video tersebut adalah Gregorius Ronald Tannur, pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian korban.
Tindakan Ronald Tannur yang tertawa sambil merekam kondisi korban yang sekarat setelah dianiaya dan dilindas mobil olehnya mencuri perhatian.
Sebagai respons, penyidik Polrestabes Surabaya akan menjadwalkan pemeriksaan kejiwaan terhadap Gregorius Ronald Tannur.
Ada kemungkinan bahwa GRT akan menjalani pemeriksaan kejiwaan, karena hal ini terungkap saat GRT, setelah menabrakkan mobil ke korban sehingga menyebabkan kehilangan nyawa, masih sempat merekam momen di mana kekasihnya berada dalam keadaan sekarat.