Step kedua, saat perut kosong, baik itu sebelum makan berbuka atau makan sahur, konsumsilah asam asetat dari cuka alami apapun.
Simple banget, campukan satu sendok makan cuka alami ini dengan air, lalu diminum. Kalau bisa, pakai sedotan, supaya giginya tuh enggak jadi keropos.
"Kenapa aku saranin kalian mengkonsumsi asam asetat alami? Kalau asam asetat dikonsumsi saat perut kosong, yaitu sebelum makan, ini bisa membantu untuk mengontrol lonjakan gula darah."
"Oke, sekarang kita lihat ilustrasi ini dulu, ya. Ini adalah hasil trial dari seorang ahli biokimia yang membandingkan lonjakan gula darah saat mengkonsumsi brownies secara langsung versus minum cuka alami dulu, asam asetat baru makan brownies."
"Hasilnya adalah, kalau perut kosong langsung makan brownies, lonjakan gula darahnya adalah sekitar 60 mg per desiliter dari gula darah puasanya dia. Sedangkan kalau misalkan minum cuka alami dulu, baru makan brownies, lonjakan gula darahnya jauh lebih rendah, cuma 28 mg per desiliter di atas gula darah puasanya dia," kata dia.
Kemudian catatan penting, FYI, lonjakan gula darah atau lonjakan insulin memang tidak secara otomatis akan menaikkan berat badan kita atau menaikkan lemak.
"Tetapi kalau lonjakan gula darah ini sangat ekstrim terjadi berkali-kali sepanjang hidup, ini selain efeknya bikin kita jadi susah untuk mengontrol nafsu makan kita, tuh, jadi nggak paham yang kedua ngidam kita sama yang manis, juga itu kuat banget secara emo. Dan untuk yang PCOS, ini lebih menyebalkan, karena untuk yang gak PCOS, ini bisa memicu PCOS. Untuk yang udah PCOS, ini bisa memperparah. Dan ini juga bisa berdampak ke emosi, bikin emosi jadi tidak stabil, bukan karena baperan, tapi karena memang lonjakan up and down hormonnya itu ekstrim," kata dia.
Step ketiga, semua takjil manis disimpan di akhir, dengan mindset sebagai dessert. Kenapa pertama, untuk menjaga loncatan gula darah, karena di Indonesia banyak yang kandungan gula dan kalorinya lumayan satis.
Contohnya, es buah satu porsi, es buah ini gula tambahannya saja sudah bisa tembus sampai 40 gram gula tambahan.
Sedangkan batas konsumsi gula tambahan harian, baik itu kita sedang puasa atau kita tidak puasa, ini maksimal adalah 50 gram gula tambahan per hari.
"Geser takjil yang manis-manis tinggi gula tambahan ke belakang, terus taruh kurma ke depan, karena mengkonsumsi kurma ini jauh lebih bijaksana untuk tubuh kamu. Kurma mengandung glukosa dan fruktosa, terus mengandung serat larut dan tidak larut, terus juga mengandung tinggi kalium. Oh ya, asalkan jangan bablas juga sih. Sebenarnya bisa ditaruh di depan, asalkan kamu hati-hati dengan jumlah kalorinya, karena banyak takjil asing juga yang minyaknya tuh tinggi, cuma tersembunyi," ucap Yulia Baltschun.
Step keempat adalah piring makan. Ini kalau di piramida masuknya ke blok nomor dua, which is makro gizi. Nah, pengaturan kombinasi makro gizi ini juga penting banget.
"Berdasarkan Ramadhan nutrition plan yang aku ambil dari sini, pembagian makro gizi yang dianjurkan adalah 45 sampai 50% karbohidrat, 20-30% protein, dan 35% lemak. Zaman sekarang sebenarnya enggak ribet. Kamu tinggal masukin angka persentase ini ke dalam aplikasi kalori tracking kamu, udah gitu tinggal input aja data harian kamu, nanti kamu bisa ngelihat sendiri, gampang untuk dipelajari," kata Yulia Baltschun.
"Cuman kalau misalkan kamu benar-benar enggak mau tracking kalori, karena mungkin kamu pemula banget dan males banget, kamu bisa follow aja step yang ada di PDF diet program ini."
"Jadi, nggak pakai timbangan, nggak pakai kalori tracking, nanti di sini aku ngejelasin terus di halaman-halaman selanjutnya juga diajarin gimana caranya kamu ngetrek makanan kamu tanpa pakai timbang. Kembali ke piring makan," ucapnya. (*)