Ponorogo.suara.com - Intesitas hujan yang tinggi di Kabupaten Ponorog memang terus berdampak ke masyarakat, tidak hanya menyebabkan tanah ambles seperti yang teradi di kecamatan sawoo, peristiwa tanah longsor juga terjadi di kecamatan ngrayun, kabupaten Ponorogo.
Dalam peristiwa tanah longsor ini, BPBD Ponorogo mencatat ada dua titik longsor yang terjadi pada rabu, 1 maret 2023. Longsor terjadi di Desa sendang dan Desa Binade. Disinyalir, longsor disebaban oleh curah hujan yang tinggi di sejak selasa malam.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, BPBD juga masih mendata kerugian yang di sebabkan tanah lonsgor tersebut. Menurut keterangan petugas, tanah longsor terjadi di Desa Sendang, longsor merusak salah satu rumah warga di bagian belakang. Sedangkan di desa BInade, longsor merusak 5 rumah warga. Mengutip dari Instagram @BPBD Ponorogo, Kepala Desa Binade menuturkan, akibat tanah losngsor ini, sedikitnya 2 KK sudah mengungsi sedangkan 3 KK lainnya masih bertahan.
Peristiwa bencana alam di Ponorogo memang bukan hal yang baru, dari data BPBD ponorogo sepanjang tahun 2022 silam peristiwa bencana alam mencapai 340 kejadian. Kerugian yang di derita masyarakat bahkan mencapai angka 1,7 miliar rupiah.