ponorogo.suara.com – Nasib malang memang tidak mengenal hari, seorang pengusaha Boneka yang tinggal di Perumahan Griya Setono, kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo mengalami musibah kebakaran yang diduga akibat terkena kembang api lontar yang dimainkan anak-anak warga setempat saat tengah ditinggal pergi untuk berkumpul Bersama koleganya dalam acara buka Bersama.
ironisnya, saat musibah terjadi, anak korban yang masih berusia dibawah 10 tahun, tengah berada di rumah dan hanya bisa menangis sembari meminta bantuasn tetangga saat mengetahui Gudang bahan boneka di rumahnya terbakar.
![korban kumpulkan barang bukti selongsong kembang api lontar yang diduga membakar rumahnya [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/04/10/1-unadjustednonraw-thumb-4cc.jpg)
Dari pengamatan, PonorogoSuara.com, di lokasi kejadian, lokasi Gudang tenpat korban menympan bahan baku boneka dan pernak perniknya hangus berantakan dan menyisakan puing-puing sisa kebakaran, korban juga mengamankan barang bukti selongsong kembang api lontar yang dimainkan anak-anak di Kawasan kediamannya yang diduga salah satunya membakar bangunan rumahnya
Haryanto, (38) menuturkan, peristiwa naas terjadi saat dirinya sudah dalam pejalanan keluar rumah untuk menjemput istrinya dilanjut acara berbuka Bersama rekan-rekannya, namun belum jauh dari lokasi ia mendengar bunyi letusan dari kemban api lontar namun tidak menghiraukan karena anak-anak di kawasan rumahnya sering menyalakan kembang api lontar tersebut.
Namun, Ketika sampai lokasi, dia mendapat kabar bahwa rumahnya terbakar dan memutuskan pulang dengan cepat dan sudah mendapati petugas damkar tengah memadamkan api.
“Sebelum itu saya mendengar ada letusan kembang api tembakan, 100 persen fix saya dengar kembang api itu jatuh di belakang rumah saya,” katanya kepada PonorogoSuara.com jejaring media suara.com. senin (10/4/23)
![korban mebersihkan rumah [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/04/10/1-unadjustednonraw-thumb-498.jpg)
Sementara itu. Kapolsek Jenangan Iptu Amrih Widodo menuturkan, dari hasil olah tkp bahwa kebakaran diduga berasal dari percikan luncuran kembang api yang dinyalakan anak-anak sekitar
“Kerugian material puluhan juta. Ada beberapa barang bukti kami bawa. Kami telah selesai olah tkp tadi malam,” pungkas Iptu Amrih.
Baca Juga: Dewa United vs Persija: Adu Taktik Dua Pelatih Eropa, Jan Olde Tak Sabar Hadapi Thomas Doll