Kontroversi Obat Hampir Kadaluarsa untuk Pasien TBC di Ponorogo, Bagaimana Tanggapan Dinas Kesehatan?

Ponorogo | Suara.com

Jum'at, 28 April 2023 | 13:34 WIB
Kontroversi Obat Hampir Kadaluarsa untuk Pasien TBC di Ponorogo, Bagaimana Tanggapan Dinas Kesehatan?
Viral, Pasien TBC diduga menerima obat exspired (instagram @ponorogo.update)

Suara Ponorogo – Warga Ponorogo, Jawa Timur digemparkan dengan unggahan di media sosial terkait pemberian obat TBC yang sudah kadaluwarsa oleh warganet di akun Instagram @ponorogo.update, Jumat (28/4/23)

Dalam unggahan tersebut, salah seorang keluarga pasien menyebut, bahwa petugas Nakes yang diduga berasal dari Puskesmas Sokoo memberikan obat yang sudah Kadaluwarsa atau Expired untuk pasien TBC yang sudah menerima pengobatan lebih dari 6 bulan.

unggahan yang viral tersebut langsung mendapat sanggahan tegas dari kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Dyah Ayu Puspitaningarti.

Ayu menjelaskan, pemberian obat untuk pasien penyakit TBC di Puskesmas Sokoo adalah obat program yang distribusinya langsung dari pusat. Obat ini sendiri memiliki masa aktif dari April 2020 hingga April 2023. artinya informasi yang beredar di masyarakat terkait pemberian obat kadaluwarsa adalah salah.

Dyah Ayu Puspitaningarti. kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Dyah Ayu Puspitaningarti. kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Ia menegaskan, sesuai ketentuan BPOM untuk masa akhir bulan April 2023 artinya masa kadaluwarga obat tersebut di tanggal 30 April 2023.

“di dalam ketentuan BPOM artinya April 2023 itu sampai akhir April 2023, bukan awal April 2023” ungkapnya kepada ponorogo.suara.com.

Ayu menambahkan, untuk pasien dengan penyakit TBC yang memprotes masa pengobatan yang hanya dilakukan 6 bulan sementara dalam daftar kontrol tertulis 9 bulan, ia memastikan hal tersebut sudah sesuai dengan prosedur.

masih menurutnya, dalam metode pengobatan TBC, pengobatan memang di lakukan dalam kurun waktu 6 bulan secara intens, setelah itu petugas akan melakukan pengecekan virus, jika masih positif, maka pengobatan akan dianjutkan hingga bulan ke 9

sementara itu, untuk pasien yang masih memiliki obat TBC yang hampir kadaluwarsa, Ia menegaskan pihak puskesmas Sokoo sudah mencoba untuk mengganti obat baru pada kamis (27/4/23) namun yang bersangkutan tidak dapat di temui.

“kalau obat program itu, ada waktunya 6 bulan jika masih positif lagi ditambah 6 bulan, nah kemarin sudah ada pengambilan obat yang menjelang kadaluwarsa untuk diganti obat baru, namun yang bersangkutan tidak bisa ditemui” tambahnya.

Sementara itu, senada dengan Kepala Dinkes Ponorogo, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia, (IAI) Ponorogo, Nasruhan Arifianto menjelaskan, terkait viralnya pemberian obat yang diduga kadaluwarsa oleh Puskesmas Sokoo, pihaknya memastikan bahwa obat tersebut masih dalam jangka waktu aman untuk pasien.

“obat tersebut ed april 2023, dimana masih bisa diminum sampai 30 April dan apoteker yg bertugas sudah berdiskusi dengan PJ Program TB untuk menggantikan obat yang ada di pasien setelah lebaran.” Ungkapnya kepada ponorogo.suara.com melalui pesan singkat

Nasruhan menenkankan, meski obat tersebut sudah hampir ekspired 2 hari lagi, dari segi aturan uji stabilitas, obat tersebut masih dapat dikonsumsi dalam kurun waktu 3 bulan pasca waktu obat berakhir

“dari segi aturan uji stabilitas masih ada jenjang waktu 3 bulan sejak tanggal expired masih aman dikonsumsi cuma tetap harus dihindari mengkonsumsi obat yg sudah lewat masa expired” tambahnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Sebuah Balon Udara dengan Api Membara Timpa Rumah Warga di Ponorogo

Video Sebuah Balon Udara dengan Api Membara Timpa Rumah Warga di Ponorogo

Jatim | Jum'at, 28 April 2023 | 10:16 WIB

Puluhan ASN di Ponorogo Tidak Masuk Kerja di Hari Pertama Pasca Libur Lebaran: Apa Penyebabnya?

Puluhan ASN di Ponorogo Tidak Masuk Kerja di Hari Pertama Pasca Libur Lebaran: Apa Penyebabnya?

| Kamis, 27 April 2023 | 23:03 WIB

Ini Video Amatir Balon Udara Tanpa Awak Terjatuh di Atap Rumah Warga di Ponorogo, Jawa Timur yang Masih Menyala!

Ini Video Amatir Balon Udara Tanpa Awak Terjatuh di Atap Rumah Warga di Ponorogo, Jawa Timur yang Masih Menyala!

| Kamis, 27 April 2023 | 22:51 WIB

Terkini

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan

Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan

Jabar | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian

Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!

Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB