ponorogo

Perjuangan Mahasiswa Indonesia asal Ponorogo untuk Kembali ke Tanah Air dari Sudan

Ponorogo Suara.Com
Kamis, 04 Mei 2023 | 17:50 WIB
Perjuangan Mahasiswa Indonesia asal Ponorogo untuk Kembali ke Tanah Air dari Sudan
Husnul memperlihatkan Ijasah S1 dari sudan ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara ponorogo – Perang saudara yang terjadi di Sudan antara antara dua faksi utama rezim militer, yakni antara angkatan bersenjata dan paramiliter berdampak terhadap pelajar Indonesia yang menimba ilmu di negara yang terletak di timur laut benua Afrika tersebut.

Husnul Ma'arif, mahasiswa S2 asal Ponorogo yang tengah menyelesiakan pendidikan Masternya di Universitas Al-Qur'an Nulkharim menjelaskan, perang di kota Khartoum, lokasi tempat dia dan sejumlah mahasiswa asal Indonesia tinggal sangat sering terdengar rentetan senjata api antara dua pihak yang bertikai 

Bahkan intensitas suara tembakan semakin sering lantaran di tempat ia mencari ilmu tersebut berdekatan dengan pangkalan paramiliter atau tim pemberontak.

"Suasananya bisa dibilang mencekam karena seluruh akses ditutup, apalagi di bandara yang digunakan sebagai medan pertempuran," ujar Husnul kepada ponorogo.suara.com, kamis (4/5/23)

Husnul Ma'arif, mahasiswa S2 Universitas Al-Qur'an Nulkharim [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Husnul Ma'arif, mahasiswa S2 Universitas Al-Qur'an Nulkharim (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Ia bercerita, untuk meninggalkan kota Khartoum menuju tempat evakuasi bagi warga negara asing juga tidak mudah, pemberontak melakukan penjagan ketat dan memerksa setiap warga negara asing yang akan meninggalkan kota menuju lokasi evakuasi. 

"Alhamdulillah. Kami sangat beruntung bisa keluar dari (negara) Sudan yang sedang mengalami pecah perang saudara, saat hendak meninggalkan kota, kami diperiksa satu satu oleh paramiliter" ungkapnya 

Husnul yang saat ini sudah berada di tengah keluarganya di Ponorogo bercerita untuk dapat pulang ke Indonesia, dirinya Bersama mahasiswa asal Indonesia lainnya terpaksa melalui jalur laut dengan kapal yang sudah disediakan untuk mengevakuasi warga negara asing menuju Saudi dan selanjutnya diterbangkan ke Indonesia 

"Saya bisa keluar dari Sudan tanggal 28 April dibawa ke Saudi (Arabia) menggunakan kapal, lalu berlanjut terbang ke Indonesia, dan datang dua hari lalu," tuturnya.

Husnul menyebut ada 1.209 warga Indonesia yang berada di Sudan. Saat ini hampir semuanya sudah berhasil dipulangkan ke Indonesia. Meski ada sejumlah WNI yang enggan dievakuasi karena masih berada di tempat yang lebih kondusif.

Baca Juga: Kepemilikan Jeera Foundation, Organisasi yang 'Dekat' dengan Narapidana

"Ada beberapa yang enggan dievakuasi karena masih kondusif tempatnya," jelas Husnul.

Dirinya belum bisa memastikan kapan akan kembali ke Sudan. Husnul lebih memilih menunggu kabar resmi dari pemerintah serta KBRI di Sudan, meski dirinya saat ini tengah menunggu proses wisuda yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI