Bahaya Tanah Gerak: 11 KK Warga Bekiring Ponorogo Terpaksa Relokasi Mandiri pada Tahun 2018

Ponorogo | Suara.com

Kamis, 01 Juni 2023 | 17:22 WIB
Bahaya Tanah Gerak: 11 KK Warga Bekiring Ponorogo Terpaksa Relokasi Mandiri pada Tahun 2018
Bangunan warga yang terpaksa ditinggalkan akibat tanah gerak ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Bencana tanah gerak yang terjadi di Dusun Nguncup Desa Bekiring Kecamatan Pulung Ponorogo bukanlah sekali ini saja. Pada tahun 2018, tragedi serupa telah menimpa warga. 

Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) terpaksa harus melakukan relokasi mandiri, dipaksa meninggalkan rumah yang mereka cintai, karena terdampak oleh malapetaka tanah gerak. Mereka tak ingin menjadi korban tanah longsor yang dapat merenggut nyawa orang-orang terkasih di Bekiring.

Kepala Desa Bekiring, Agus Santoso, dengan berat hati mengungkapkan, "Tanah gerak juga sudah pernah terjadi pada tahun 2018. Saat itu, 11 KK terpaksa harus melakukan relokasi mandiri." Ucapan itu tergores di dalam berita yang ditulis pada Kamis (01/06/2023).

Waktu itu, tanpa pilihan lain, 11 KK itu terpaksa merelakan kehidupan yang mereka kenal selama ini. Mereka harus meninggalkan rumah-rumah mereka yang telah menjadi saksi bisu dari kenangan indah dan pahit, karena tanah yang bergoyang menyeret segala yang ada di sekitarnya. 

Dalam keadaan terdesak, 11 KK ini pun menjalani perjuangan mencari lahan baru yang bisa memberikan keamanan, di mana mereka bisa mendirikan rumah dan membangun kehidupan dari awal.

Namun, Agus Santoso berusaha menghibur dengan mengatakan, "Relokasi dilakukan dalam satu RT yang masih berdekatan dengan rumah yang terdampak tanah gerak, tapi dianggap relatif aman." 

Betapa pahitnya kehidupan bagi mereka yang terpaksa merelakan segalanya demi keselamatan. Meskipun jarak yang terpisah hanya 20 meter dari tanah yang berguncang, para pengungsi ini berjuang untuk tetap bertahan di tempat yang mereka yakini masih aman. Bahkan, dengan penuh kepahitan, lahan yang mereka tempati saat ini sebagai hasil relokasi mandiri, kini menjadi tempat pengungsian bagi mereka yang juga terkena dampak dari malapetaka tanah gerak.

"Areal pengungsian bagi warga yang terdampak tanah gerak saat ini, adalah tempat di mana mereka yang terpaksa melakukan relokasi mandiri pada tahun 2018 kini bertahan," ujarnya 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecanduan Game Online, 2 Bocil di Ponorogo Curi Motor Tetangga

Kecanduan Game Online, 2 Bocil di Ponorogo Curi Motor Tetangga

| Rabu, 31 Mei 2023 | 17:02 WIB

Bangunan TK Dharma Wanita di Ponorogo Roboh dan Belum Tersentuh, TNI-Polri Bersatu Bersihkan Puing demi Anak-anak

Bangunan TK Dharma Wanita di Ponorogo Roboh dan Belum Tersentuh, TNI-Polri Bersatu Bersihkan Puing demi Anak-anak

| Rabu, 31 Mei 2023 | 14:32 WIB

Menggali Fakta: Ponorogo, Menyentuh Titik Terendah UHC di Jawa Timur

Menggali Fakta: Ponorogo, Menyentuh Titik Terendah UHC di Jawa Timur

| Rabu, 31 Mei 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Siasat Licik di Cipocok Jaya, Pria di Serang Habisi Teman Wanita Lalu Gantung Jasadnya di Pohon

Siasat Licik di Cipocok Jaya, Pria di Serang Habisi Teman Wanita Lalu Gantung Jasadnya di Pohon

Banten | Senin, 25 Mei 2026 | 17:26 WIB

Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal

Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 17:24 WIB

Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet

Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet

News | Senin, 25 Mei 2026 | 17:20 WIB

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 17:19 WIB

Innova Bermuatan 8 Orang Ringsek Tabrak Truk Sampah di Exit Tol Parungkuda Sukabumi

Innova Bermuatan 8 Orang Ringsek Tabrak Truk Sampah di Exit Tol Parungkuda Sukabumi

Jabar | Senin, 25 Mei 2026 | 17:16 WIB

Anime Grand Blue Season 3 Rilis Juli 2026, Petualangan ke Palau Dimulai

Anime Grand Blue Season 3 Rilis Juli 2026, Petualangan ke Palau Dimulai

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 17:15 WIB

Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak

Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak

News | Senin, 25 Mei 2026 | 17:14 WIB

Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan

Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan

Kalbar | Senin, 25 Mei 2026 | 17:11 WIB

Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026

Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 17:11 WIB

Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu

Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu

Bogor | Senin, 25 Mei 2026 | 17:06 WIB