Perubahan Penari Jathil dalam Kesenian Reog Ponorogo: Melestarikan Budaya dengan Menghormati Tradisi

Ponorogo

Senin, 05 Juni 2023 | 21:21 WIB
Perubahan Penari Jathil dalam Kesenian Reog Ponorogo: Melestarikan Budaya dengan Menghormati Tradisi
Penari Jatil Lanang Ponorogo ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Kesenian Reog Ponorogo telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Salah satu aspek yang mencolok dalam kesenian ini adalah penari Jathilan, yang sering kali diidentikkan dengan Kesenian Reog Ponorogo.

Di samping itu, terdapat juga karakter-karakter penting lainnya, seperti Bujang Ganong dan Warok. Namun, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara generasi saat ini dan zaman dahulu terkait peran Jathil dalam kesenian ini.

Dalam tradisi Reog Ponorogo di masa lampau, penari Jathil diperankan oleh laki-laki yang menunggang kuda. Namun, dalam perkembangan zaman, peran tersebut berubah dan saat ini Jathil lebih sering diperankan oleh perempuan.

Perubahan ini telah menimbulkan kontroversi di kalangan sebagian masyarakat, yang terkadang sulit menerima perubahan tersebut.

Agung Priyanto, salah satu penari Jathil lanang, dengan berani mengungkapkan bahwa ia tidak pernah merasa minder untuk mengakui bahwa dirinya adalah seorang penari Jathil lanang, meskipun kontroversi yang melingkupi perannya.

Ia merasa bangga dan tidak merasa malu karena pernah menjadi Jathil lanang. 

Agung mengungkapkan bahwa ia menjadi Jathil lanang pada tahun 1980 dan sudah memiliki perlengkapan yang lengkap, mulai dari kuda kepang hingga kostum Jathil yang digunakan dalam pertunjukan.

"Saya dulu bangga menjadi jathil lanang. Dan saya sekarang mengakuinya. Tidak perlu malu karena pernah menjadi jathil lanang," kata Agung, saat ditemui usai tampil pada saat acaranya jamasan pusaka.

Agung juga menjelaskan bahwa pada zaman dahulu, penari Jathil dalam pertunjukan Reog memang merupakan laki-laki. Namun, dengan perkembangan zaman, terjadi perubahan dalam kesenian dan budaya agar lebih mudah diterima oleh masyarakat. Oleh karena itu, penari Jathilan kini umumnya diperankan oleh perempuan.

baca juga

Selain itu, terdapat stigma yang menyatakan bahwa Jathil lanang identik dengan gemblak, padahal keduanya adalah dua hal yang berbeda. Gemblak adalah pemuda yang diasuh oleh seorang Warok dan bertugas melayani Warok tersebut. Hal ini tidak memiliki kaitan dengan homoseksualitas seperti yang digambarkan oleh beberapa orang.

"Ada stigma tentang jathil lanang yang sama dengan gemblak. Padahal itu berbeda karena jathil lanang adalah penari, dalam setiap pertunjukan reog," terangnya.

Dengan munculnya penari Jathil lanang, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami perbedaan antara penari Jathil dan gemblak. 

Stigma negatif yang melekat pada gemblak sebagai penyimpangan seksual juga dapat diubah. Gemblak dipilih tidak hanya karena wajahnya yang rupawan, tetapi juga karena berasal dari kalangan yang kurang mampu. 

Artinya, melalui kesenian ini, martabat mereka ditingkatkan. Selain itu, beberapa gemblak juga mampu menari Jathil.

Pada intinya, yang terpenting bukanlah benar atau salahnya penari Jathil perempuan atau laki-laki, melainkan bagaimana kita dapat terus meneruskan dan melestarikan budaya dan kesenian peninggalan nenek moyang kita. 

Melalui pemahaman yang lebih baik tentang perubahan ini, diharapkan budaya dan kesenian Reog Ponorogo tetap hidup dan dihargai oleh generasi-generasi mendatang
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maraknya Makelar di Pasar Hewan Ponorogo Jelang Idul Adha, Pembeli Ternak Meningkat Hanya 5 Persen

Maraknya Makelar di Pasar Hewan Ponorogo Jelang Idul Adha, Pembeli Ternak Meningkat Hanya 5 Persen

Ponorogo | Senin, 05 Juni 2023 | 12:06 WIB

Desa Buddha di Ponorogo Mencerminkan Keberagaman dan Sejarah yang Kaya

Desa Buddha di Ponorogo Mencerminkan Keberagaman dan Sejarah yang Kaya

Ponorogo | Minggu, 04 Juni 2023 | 17:48 WIB

Kontroversi Poligami dalam Lingkungan PNS: Menilik Perbedaan Aturan untuk Pria dan Wanita

Kontroversi Poligami dalam Lingkungan PNS: Menilik Perbedaan Aturan untuk Pria dan Wanita

Ponorogo | Minggu, 04 Juni 2023 | 20:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×