Dipertahankan Ponorogo Sarankan Masyarakat Pilih Hewan Kurban dengan Eartag untuk Jaminan Kesehatan

Ponorogo

Selasa, 13 Juni 2023 | 20:54 WIB
Dipertahankan Ponorogo Sarankan Masyarakat Pilih Hewan Kurban dengan Eartag untuk Jaminan Kesehatan
Susana pasar Hewan Ponorogo ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo – Dalam rangka menjelang perayaan Idul Adha 1444 H, Dipertahankan (Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan) Kabupaten Ponorogo memberikan himbauan kepada masyarakat terkait pembelian hewan kurban. 

Mereka menganjurkan agar masyarakat memilih hewan kurban yang telah dilengkapi dengan eartag sebagai langkah penting untuk memastikan kesehatan dan keamanan hewan kurban yang akan dibeli.

Kepala Dipertahankan Ponorogo, Masun, dengan tegas menyarankan, "Kita sarankan masyarakat membeli ternak yang sudah pakai eartag. Vaksinasi untuk hewan itu apa saja, bisa dibaca lewat scan eartag itu."

Melalui eartag ini, masyarakat dapat dengan mudah membaca riwayat vaksinasi hewan dan memperoleh hewan kurban dengan jaminan kesehatan yang lebih terjamin.

Dalam menghadapi perayaan Idul Adha, Dipertahankan Ponorogo telah melaksanakan langkah-langkah mitigasi yang tangguh terhadap hewan-hewan yang beredar di Kabupaten Ponorogo.

Masun mengungkapkan bahwa pihaknya telah melibatkan berbagai pihak terkait dalam rangka memastikan keberhasilan mitigasi ini.

"Kita ikuti surat edaran (SE) Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terkait mitigasi persiapan Idul Adha," kata Masun dengan tekad kuat.

Dengan mengikuti pedoman yang ditetapkan, Dipertahankan Ponorogo berupaya untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap kesehatan dan keamanan hewan kurban.

Mitigasi pertama dilakukan di lokasi penjualan ternak atau pasar hewan. Dipertahankan Ponorogo telah memastikan bahwa sistem bio security berjalan dengan baik di lokasi ini. Sebelum hewan-hewan masuk ke pasar, dilakukan proses screening yang ketat.

baca juga

Salah satunya adalah melalui pemeriksaan eartag yang terpasang pada hewan-hewan tersebut.

"Dengan eartag itu, kita bisa tahu hewan itu apakah sudah divaksinasi PMK atau LSD," ungkap Masun, menjelaskan manfaat penting dari eartag ini.

Selain itu, Dipertahankan Ponorogo juga melaksanakan kegiatan disinfeksi rutin minimal 1 jam sebelum pasar dibuka. Tim dari BPBD Ponorogo bertanggung jawab dalam menyemprotkan disinfektan di seluruh area pasar.

Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran penyakit. Tidak hanya itu, pemeriksaan antem mortem juga dilakukan untuk memastikan bahwa hewan-hewan yang dijual di pasar benar-benar sehat.

"Penyemprotan disinfektan di pasar hewan dilakukan oleh BPBD Ponorogo," jelas Masun, menekankan pentingnya kebersihan dan keamanan pasar hewan.

Tak hanya di pasar hewan, mitigasi juga dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH). Meskipun RPH milik pemerintah di Ponorogo belum beroperasional, Dipertahankan Ponorogo tetap berupaya melaksanakan langkah mitigasi di tempat pemotongan hewan non-RPH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bacaan Doa dan Adab Ziarah Kubur Hari Raya Idul Adha, Pahami Anjurannya!

Bacaan Doa dan Adab Ziarah Kubur Hari Raya Idul Adha, Pahami Anjurannya!

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 20:41 WIB

Ini Penyebab Harga Hewan Kurban di Bekasi Naik Hingga Rp1 Juta per Ekor

Ini Penyebab Harga Hewan Kurban di Bekasi Naik Hingga Rp1 Juta per Ekor

Bekaci | Selasa, 13 Juni 2023 | 20:36 WIB

Bolehkah Berkurban Dengan Uang Hasil Hutang? Ini Penjelasannya!

Bolehkah Berkurban Dengan Uang Hasil Hutang? Ini Penjelasannya!

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 19:55 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×