Penutupan Jalan Dengan Tembok 4 Meter di Ponorogo, Lurah: Akumulasi Ketidakharmonisan

Ponorogo

Senin, 03 Juli 2023 | 12:50 WIB
Penutupan Jalan Dengan Tembok 4 Meter di Ponorogo, Lurah: Akumulasi Ketidakharmonisan
Akses warga yang ditembok pemilik lahan ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Konflik antara pemilik lahan, Bagus Robijanto, dan sejumlah warga di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo semakin meruncing setelah Roby sapaan untuk Bagus Robijanto membangun tembok setinggi 4 meter yang menutup akses jalan menuju 13 kepala keluarga (KK). 

Dalam sebuah wawancara dengan Andre Pradana, Lurah setempat, diketahui bahwa situasi ini merupakan akumulasi dari ketidakharmonisan yang telah berlangsung lama.

Andre Pradana, Lurah Bangunsari Ponorogo [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Andre Pradana, Lurah Bangunsari Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Andre menyadari adanya keregangan hubungan antara Roby dan warga sekitar yang telah menyebabkan aksi penutupan jalan tersebut. "Ini adalah hasil dari akumulasi kejengkelan yang berlarut-larut hingga mencapai pengadilan” terangnya

Ia menambahkan, Saat ini, pihaknya sedang berusaha keras untuk meredam situasi ini dan menurunkan tensi agar kedua belah pihak dapat berdialog dengan baik. Namun, sayangnya, saat ini tidak memungkinkan,"

Warga yang terdampak oleh penutupan jalan ini mencakup 7-8 rumah atau sebanyak 13 KK. Namun, warga di belakang area tersebut tidak terdampak langsung oleh tembok yang dibangun oleh Roby. 

Penutupan jalan ini mengakibatkan akses menuju daerah tersebut sangat terbatas, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Ketika ditanya mengenai alternatif akses lain, Lurah menjelaskan bahwa ada dua jalur lain yang bisa digunakan. "Ketika kami membaca hasil putusan pengadilan, kami menemukan bahwa akses depan bukanlah satu-satunya jalan yang harus dilalui. Meski begitu, memang terjadi kendala dalam hal ini," jelas Lurah.

Pembangunan tembok penghalang di lahan pribadi tersebut memang menjadi persoalan penting bagi warga terdampak khususnya dalam hal evakuasi warga atau akses kendaraan darurat seperti ambulans, situasinya menjadi sulit.

Hingga saat ini, pihaknya berjanji untuk terus berupaya menjaga situasi agar kembali normal dan mengupayakan agar warga mendapatkan akses.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontroversi Tembok Setinggi 4 Meter di Ponorogo: Alasan Pemilik Lahan Menutup Jalan Setelah Dikucilkan Warga

Kontroversi Tembok Setinggi 4 Meter di Ponorogo: Alasan Pemilik Lahan Menutup Jalan Setelah Dikucilkan Warga

Ponorogo | Minggu, 02 Juli 2023 | 22:19 WIB

Tanah Gerak Ponorogo: Lahan Relokasi Dilengkapi Tapal Batas! BPBD dan Perhutani Siap Relokasi Warga Terdampak

Tanah Gerak Ponorogo: Lahan Relokasi Dilengkapi Tapal Batas! BPBD dan Perhutani Siap Relokasi Warga Terdampak

Ponorogo | Minggu, 02 Juli 2023 | 22:04 WIB

Perubahan Daftar Bacaleg: Komisioner KPU Ponorogo Ungkap Syarat Penting yang Harus Dipenuhi

Perubahan Daftar Bacaleg: Komisioner KPU Ponorogo Ungkap Syarat Penting yang Harus Dipenuhi

Ponorogo | Minggu, 02 Juli 2023 | 21:52 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×