Suara Ponorogo - Grebek Suro 2023, sebuah acara tahunan yang dinantikan oleh masyarakat Ponorogo, baru-baru ini memulai pembukaan yang spektakuler dengan penampilan tarian yang mengagumkan.
Namun, penampilan tersebut tidak luput dari sorotan karena melibatkan sejumlah seniman dari luar kota Ponorogo.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, memberikan beberapa perspektif mengenai keputusan ini.
Menurut Judha Slamet Sarwo Edhi, kehadiran seniman dari luar kota dalam pembukaan acara Grebek Suro 2023 bukanlah suatu bentuk dominasi.
Ia menjelaskan bahwa para seniman ini berpartisipasi dalam acara di Ponorogo dan menawarkan penampilan mereka. Tawaran mereka kemudian diterima dengan baik oleh panitia acara.
"Ini bukan tentang dominasi, karena para seniman ini berpartisipasi di Ponorogo, dan penawaran mereka kita terima dengan baik," ungkap Judha dalam wawancara.
Selain itu, Judha juga menambahkan bahwa saat ini para seniman di Ponorogo sedang sibuk menyiapkan festival, sehingga tidak memungkinkan untuk tampil secara bersamaan dengan pembukaan Grebek Suro.
Judha menekankan bahwa Teman-teman seniman di Ponorogo tengah diliputi euforia dalam mengikuti festival tersebut.
"Di Ponorogo sendiri, para seniman sedang sibuk mempersiapkan festival, sehingga tidak memungkinkan untuk tampil pada saat yang bersamaan dengan pembukaan Grebek Suro" tambahnya
Baca Juga: Nathalie Holscher Mendadak Pamer Video Tak Pakai Hijab, Bakal Nyusul Putri Anne?
Kehadiran seniman luar kota dalam pembukaan Grebek Suro 2023 merupakan bentuk partisipasi yang disambut baik oleh panitia acara, sambil tetap memperhatikan kesibukan dan hiruk pikuk yang terjadi di kalangan seniman Ponorogo yang sedang mempersiapkan festival mereka sendiri.