Permohonan Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi: Upaya Penguatan Sektor Pertanian di Ponorogo

Ponorogo

Kamis, 24 Agustus 2023 | 18:02 WIB
Permohonan Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi: Upaya Penguatan Sektor Pertanian di Ponorogo
Masun, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Upaya untuk memenuhi kebutuhan petani yang semakin bertambah seiring dengan ekspansi lahan pertanian di daerah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten setempat telah mengajukan permohonan penambahan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak lebih dari 11 ribu ton kepada Kementerian Pertanian.

"Kami telah mengirimkan permohonan kepada Kementerian (Pertanian) untuk mendapatkan penambahan alokasi pupuk sekitar 11 ribu ton. Namun, apakah permohonan ini akan mendapat persetujuan atau tidak, kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut," demikian diungkapkan oleh Masun, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo.

Masun mengakui bahwa sisa alokasi pupuk bersubsidi yang saat ini tersedia tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan para petani hingga akhir tahun. Saat ini, tersisa hanya sekitar 13 ribu ton kuota pupuk bersubsidi dari alokasi awal sebesar 42 ribu ton, yang meliputi jenis urea dan NPK, digunakan untuk mendukung pertumbuhan sembilan jenis tanaman.

Dalam penjelasannya, Masun mengindikasikan bahwa konsumsi pupuk bersubsidi telah mengalami peningkatan sekitar 2 ribu ton selama periode Januari-Juli dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh ekspansi luas lahan tanam. Menurutnya, konsumsi urea mencapai 18.500 ton dan NPK sekitar 10 ribu ton saat ini, sehingga total konsumsi pupuk dalam tahun ini telah mencapai angka 28,5 ribu ton.

"Salah satu faktor yang berperan adalah perluasan luas lahan pertanian. Jika kita membandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka konsumsi pada tahun ini telah mengalami kenaikan dari 26.153 ton menjadi 28.470 ton," tambahnya.

Masun juga menegaskan bahwa permintaan penambahan alokasi pupuk bersubsidi ini didasarkan pada kebutuhan yang telah diidentifikasi melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Upaya penambahan alokasi ini telah diinisiasi sejak bulan Juli, meskipun hingga pertengahan Agustus belum ada indikasi resmi mengenai persetujuan.

Ia berharap agar permohonan penambahan alokasi pupuk bersubsidi ini dapat mendapatkan persetujuan, sehingga para petani di daerah tersebut tidak perlu merasa cemas mengenai ketersediaan pupuk bersubsidi yang diperlukan.

baca juga

Masun optimis bahwa keputusan mengenai tambahan alokasi akan diberikan, biasanya pada bulan September hingga Oktober, sejalan dengan musim panen yang akan tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Reog Ponorogo Dicalonkan untuk Warisan Budaya Dunia oleh Indonesia ke UNESCO

Reog Ponorogo Dicalonkan untuk Warisan Budaya Dunia oleh Indonesia ke UNESCO

Ponorogo | Kamis, 24 Agustus 2023 | 17:43 WIB

Lonjakan Harga Beras di Ponorogo Mulai Memicu Kekhawatiran

Lonjakan Harga Beras di Ponorogo Mulai Memicu Kekhawatiran

Ponorogo | Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:48 WIB

Mobil Mewah Alphard Jadi Gerai Kuliner Kaki Lima di Ponorogo, Viral di Media Sosial

Mobil Mewah Alphard Jadi Gerai Kuliner Kaki Lima di Ponorogo, Viral di Media Sosial

Ponorogo | Kamis, 24 Agustus 2023 | 10:08 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×