SUARA PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Bumi Reog tengah giat berupaya untuk mempercantik kawasan pedestrian di kota ini.
Salah satu fokus utama adalah Jalan Gajah Mada yang membentang sepanjang 475 meter.
Langkah terbaru yang diambil adalah melakukan peremajaan pada trotoar di Jalan Gajah Mada dengan tujuan utama menciptakan kenyamanan bagi pejalan kaki
Meski demikian, proyek tersebut tidak datang tanpa biaya. Pemerintah Kabupaten Bumi Reog telah menyiapkan dana hingga 6,1 miliar rupiah untuk melaksanakan proyek tersebut dalam kurun waktu 135 hari, dimulai sejak 8 Agustus hingga 20 Desember 2023.
![Dwi Puspitorini, Kabid Kawasan Permukiman di Dinas Pekerjaan Umum Ponorogo [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/08/28/1-whatsapp-image-2023-08-28-at-211715.jpeg)
Dwi Puspitorini, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Kawasan Permukiman di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan dan Permukiman (DPU-PKP), menjelaskan bahwa proyek face Off ini akan mengakibatkan rotoar menjadi lebar 4 meter di sisi selatan dan 5,35 meter di sisi utara.
"proyeknya nanti menggunakan beton sor, tapi langsung di stamp dan Pak Bupati meminta warnanya terracotta” tambahnya.
Tidak hanya itu, sebanyak 99 lampu akan dipasang di sepanjang trotoar, baik di sisi utara maupun selatan, dan tempat duduk permanen dari beton juga akan disediakan.
Tidak hanya Jalan Gajah Mada, rencananya tahun depan transformasi serupa akan diterapkan pada salah satu dari dua jalan, yakni Jalan Sultan Agung atau Jalan KH Ahmad Dahlan.
Langkah ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Ponorogo dalam hal berjalan kaki, sekaligus menjadikan tata kota semakin teratur dan indah.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Tunggal Kenzo Nambu Bawa PSM Makassar Tekuk Persis Solo