SUARA PONOROGO - Sebuah kontroversi mencuat terkait dengan SMPN 1 Ponorogo yang meminta sumbangan kepada wali murid untuk membeli berbagai barang, termasuk alat musik, komputer, dan bahkan mobil baru.
Hal ini menjadi topik perbincangan di media sosial, dengan beragam komentar dari warganet.
Berikut adalah barang-barang yang akan di Beli SMPN 1 Ponorogo yang anggarannya dibebankan ke siswa kelas 7
Daftar Barang yang Dibeli:
Gitar listrik RGX Yamaha 121Z, 2 unit seharga Rp6.980.000 per unit
Bass IBANEZ GSR 250B, 1 unit seharga Rp3.990.000
Drum Akustik Yamaha 5 PIECE STAGE Custom Original, 1 unit seharga Rp17.700.000
Efek gitar LINE G POD60 Guitar, 1 unit seharga Rp5.130.000
Keyboard Yamaha Psr s 975, 1 unit seharga Rp18.670.000
Amplifier + Backsound gitar Marshal Jcm 900, 2 unit seharga Rp34.200.000 per unit
Kabel gitar, kabel bass, kabel ampli, 1 set seharga Rp7.410.000
Perangkat komputer i7 DDR 8 Gb, SSD 128 Gb, HDD 500 Gb, dengan layar monitor 19 inci, Keyboard, dan Mouse, 34 unit seharga Rp195.500.000
Pertanyaan dari Wali Murid:
Wali murid punya pertanyaan terkait dengan penggunaan sumbangan ini. Mereka juga diberi opsi untuk berkontribusi dalam tiga pilihan berbeda:
Rp1.590.556 per siswa
Rp1.682.569 per siswa
Rp1.769.375 per siswa
Alasan Pembelian Barang-Barang Ini:
Baca Juga: Dianggap Taklukkan Girl Group Gen 4, Visual Suzy di 'Doona!' Curi Perhatian
Komite SMPN 1 Ponorogo menjelaskan bahwa pembelian barang-barang ini merupakan usulan dari sekolah. Alat musik dibeli untuk mendukung pembelajaran non-akademik dan mengembangkan minat serta bakat siswa dalam bidang seni musik.
Pembelian komputer dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa karena komputer yang sudah ada tidak lagi layak digunakan.
Pengadaan mobil baru dijelaskan sebagai upaya untuk mengatasi mobilitas tinggi SMPN 1 Ponorogo.
Ada tiga pilihan mobil yang tersedia:
Mobil Innova 2017 dengan harga Rp225 juta
Mobil Innova 2018 dengan harga Rp240 juta
Mobil Innova 2019 dengan harga Rp265 juta
Sekolah juga berencana menjual mobil lama dengan harga Rp45 juta untuk mendukung pembelian mobil pengganti.