Poptren.suara.com - Kebanyakan perempuan mungkin berpikir tentang haid atau menstruasi merupakan periode saat dinding rahim terlepas karena tidak terjadi pembuahan. Menstruasi kerap mempengaruhi fisik juga suasana hati perempuan. Sehingga tidak jarang membingungkan bagi si perempuan maupun orang-orang di sekitarnya.
Mengutip dari Helping Woman Period, terdapat fakta-fakta menarik tentang menstruasi yang mungkin belum diketahui, diantaranya :
1. Menstruasi bisa bertambah buruk saat cuaca dingin
Cuaca dingin dapat memengaruhi siklus menstruasi terasa lebih berat dan lebih lama dari biasanya. Selama masa musim dingin, aliran dara perempuan, durasi periode, bahkan tingkat nyeri bisa lebih lama daripada saat musim panas. Pola ini juga meluas ke perempuan yang tinggal di iklim lebih dingin daripada suhu yang lebih hangat.
Musim juga dapat memengaruhi suasana hati ketika sedang menstruasi. Hari yang lebih gelap dan lebih pendek dapat berdampak buruk pada suasana hati ketika dikombinasikan dengan hormon produktif perempuan. Ini diduga karena kurangnya sinar matahari karena membantu tubuh memproduksi vitamin D dan dopamin, keduanya bisa meningkatkan perasaan bahagia juga konsentrasi.
Perhatikan pola ini bestie, jangan sampai kamu lengah ya !
2. Masih bisa hamil walaupun sedang menstruasi
Untuk kamu yang sudah menikah, meskipun kemungkinan besar tidak akan hamil saat sedang menstruasi, bukan tidak mungkin sama sekali. Karena sperma dapat bertahan di dalam tubuh hingga lima atau enam hari. Apabila perempuan memiliki siklus menstruasi yang relatif pendek, berhubungan seks menjelang akhir periode dan awal masa berovulasi berpotensi sebabkan kehamilan.
3. Usia rata-rata mulai menstruasi telah berubah selama bertahun-tahun
Pada 1800-an, anak perempuan tidak akan mendapatkan menstruasi sampai berusia remaja, rata-rata sekitar 17 tahun. Saat ini, usia rata-rata untuk mulai menstruasi jadi lebih muda, sekitar 12 tahun.
Para ilmuwan berpikir ada beberapa alasan utama mengenai hal itu, terutama perbaikan nutrisi. Perempuan saat ini lebih banyak memiliki lemak dibandingkan orang ratusan tahun lalu. Sel-sel lemak itu membuat estrogen semakin banyak. Sehingga dapat memicu dimulainya siklus menstruasi lebih cepat.
4. Perempuan habiskan 10 tahun masa hidup untuk menstruasi
Dari saat siklus pertamanya hingga menopause, rata-rata perempuan di Amerika akan mengalami sekitar 450 periode dalam hidupnya.
Jika dijumlahkan, setara dengan sekitar 10 tahun, atau sekitar 3.500 hari, dari rata-rata kehidupan perempuan yang akan dihabiskan untuk menstruasi. Tentu saja, setiap orang berbeda, dipengaruhi dari panjang siklus menstruasi, hingga melahirkan anak, menyusui, dan budaya dapat memengaruhi jumlah menstruasi setiap perempuan.
5. Lebih mudah memakai 'pembalut'ramah lingkungan