Waspadai Makanan Berikut Agar Tidak Merusak Kesehatan Jantung

Poptren

Senin, 18 Juli 2022 | 07:15 WIB
Waspadai Makanan Berikut Agar Tidak Merusak Kesehatan Jantung
suara.com

Poptren.suara.com - Penyakit jantung banyak dialami oleh orang usia lanjut. Namun sekarang, yang masih usia muda pun sudah banyak yang terkena penyakit jantung, bahkan tidak jarang sampai menimbulkan kematian.

Hal tersebut disebabkan gaya hidup, kurang gerak, kebiasaan merokok, hingga konsumsi jenis makanan kurang sehat.

Untuk menjaga jantungmu tetap sehat hingga berpuluh-puluh tahun lamanya, ada baiknya mewaspadai jenis makanan yang dikonsumsi. Mengutip dari Time,ada beberapa jenis makanan dan minuman yang jika sering dikonsumsi, bisa merusak kesehatan jantung, seperti : 

1. Burger restoran cepat saji

Konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, seperti daging merah, telah banyak dikaitkan terhadap risiko penyakit jantung. Namun bukan berarti tak boleh makan sama sekali.

Menurut Dr. Regina Druz, profesor kardiologi di Universitas Hofstra, sekaligus kepala bagian kardiologi di St. John Episcopal Hospital, New York, daging sapi berkualitas tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah moderat, justru memiliki manfaat sehat bagi jantung.

Secara umum Druz menjelaskan, lemak jenuh yang berasal dari pangan hewani, terutama jika dikombinasikan dengan karbohidrat, dapat merusak kesehatan jantung. Ia pun menyarankan untuk menghindari menu daging dari restoran cepat saji. Menurutnya, makanan cepat saji umumnya menggunakan bahan-bahan berkualitas rendah dan diolah dengan proses pemasakan yang kurang sehat.

2. Daging olahan

Jenis daging olahan seperti sosis, daging asap, kornet, memang praktis dan nikmat disantap. Namun sebaiknya jangan dijadikan menu harian karena tinggi kandungan lemak jenuh di dalamnya.

baca juga

Adapun daging olahan rendah lemak, tetap saja berbahaya bagi kesehatan jantung karena menggunakan garam (natrium) dalam jumlah besar saat proses pengolahannya. Menurut American Heart Association, hanya 6 iris deli meat terkandung kadar natrium setengah dari asupan harian yang direkomendasikan.

Dr. Laxmi Mehta, direktur Woman's Cardiovascular Health Program di Ohio State University Wexner Medical Center menyarankan untuk mengurangi asupan natrium dalam diet sehari-hari karena natrium bisa menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipeertensi. Hipertensi sendiri merupakan salah satu faktor penyebab penyakit jantung.

Akan lebih baik apabila sesuaikan pola makan sehat sehingga hipertensi tidak sampai terjadi, daripada harus mengonsumsi obat penurun tekanan darah, bestie.

3. Makanan yang diolah dengan penggorengan deep frying

Menurut Dr. Druz, menumis sayuran dengan hanya menggunakan sedikit minyak tidak masalah. Yang perlu dihindari adalah makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak yang banyak (deep frying), metode masak yang sering kita lihat di restoran atau tempat makan.

Beberapa hasil studi telah menunjukkan kaitan antara kebiasaan mengonsumsi gorengan seperti kentang goreng, ayam goreng, atau makanan ringan yang digoreng, meningkatkan risiko penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eka Hospital Beberkan Bahaya dan Cara Penanganan Aritmia, Si Penyebab Henti Jantung

Eka Hospital Beberkan Bahaya dan Cara Penanganan Aritmia, Si Penyebab Henti Jantung

Jatim | Sabtu, 16 Juli 2022 | 08:26 WIB

Terkini

Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga

Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga

Lampung | Senin, 13 Juli 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:08 WIB

Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia

Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:05 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan

Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?

Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Polda Riau Resmi Ganti Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolres

Polda Riau Resmi Ganti Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolres

Riau | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan

Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan

Jogja | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

×