Poptren.suara.com – Kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat telah menimbulkan korban jiwa hingga 11 orang.
Polisi akan mengumumkan status hukuman sopir truk Pertamina setelah 24 jam.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menyebut kondisi sopir truk Pertamina tersebut dalam keadaan sehat.
"Kondisinya sehat. Kami kan baru olah TKP (tempat kejadian perkara). Nanti kami dikasih waktu 24 jam untuk menentukan tersangka atau bukan," kata Latif kepada wartawan.
Latif menyebut total ada dua unit mobil dan sepuluh sepeda motor yang terlibat. Sedangkan korban meninggal dunia mencapai 11 orang.
"Untuk sementara korban ada di Kramat Jati 11 orang meninggal dunia. Tapi ini kami masih akan cek ulang kembali, karena baru terjadi. Kami cek betul, identitas pun nanti akan kami cek nanti dengan melibatkan dokkes untuk melakukan pemeriksaan," ungkapnya.
Peristiwa kecelakaan ini sebelumnya terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Dalam keterangannya disebut terjadi sore tadi.
Berdasar hasil penyelidikan awal Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan tak ada tanda-tanda berkas pengereman di sekitar lokasi.
"Terlalu dini untuk menyebutkan penyebab kecelakaan. Namun, dari bekas-bekas di TKP (tempat kejadian perkara) tidak ada bekas-bekas rem," kata Dir Gakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan kepada wartawan
Baca Juga: Kejadian Lucu Lunamaya Ketika Makan di Moskow
Menurut Aan, ada banyak kemungkinan terkait penyebab kecelakaan. Mulai dari faktor manusia hingga jalanan.
Sumber : Depok.suara.com