Poptren.suara.com – Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta menyebutkan bahwa monil polisi memblokade jalur penyeberangan pejalan kaki atau zebra croos.
Diketahui bahwa saat Citayam Fashion Week ( CFW) zebra cross beralih fungsi sebagai ‘panggung catwalk’.
"Jadi, itu kan zebra cross untuk pejalan kaki, Pak Kapolsek, Pak Kapolres yang menyampaikan, bahwa itu digunakan untuk menyeberang," ujar Riza di gedung DPRD DKI Jakarta
Riza juga menambahkan bahwa dampak CFW ini sangat besar sampai berhasil mengundang antusiasme besar dari banyak kalangan masyarakat, hingga membuat para warga berbondong-bondong menuju ke sana.
Namun, Riza mengatakan bahwa perlu ada saling pengertian antara para remaja yang melakukan peragaan busana/catwalk di zebra cross, dengan para pejalan kaki.
"Jadi, mari kita gunakan zebra cross secara bijak. Memang ini luar biasa anak-anak kegiatannya. Kalau mungkin sekali-sekali, mungkin kita bisa mengerti tapi kalau terus tidak berhenti, akhirnya yang jalan, yang mau lewat harus mengalah," ucapnya.
Kendati demikian, Riza menuturkan pihaknya turut mengapresiasi adanya gelaran tersebut, sehingga perlu ada bimbingan terhadap para remaja SCBD tersebut secara bertahap.
"Sejauh ini fenomenanya kita pahami, kita mengerti, secara bertahap anak-anak kita bimbing, kita bina," katanya.
Sebelumnya, viral di media sosial bahwa mobil polisi memblokade tempat penyeberangan pejalan kaki yang biasa dijadikan catwalk oleh remaja SCBD saat Citayam Fashion Week di daerah Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (25/7).
Baca Juga: Tak sopan, Aksi Dua Wanita Ini Bikin Kesal
Sedikitnya ada dua unit mobil kepolisian menutup akses tempat penyeberangan pejalan kaki di samping Halte MRT Dukuh Atas BNI.
Dengan terparkirnya dua unit mobil kepolisian, para pengunjung CFW tak bisa memanfaatkan tempat penyeberangan pejalan kaki yang biasa dimanfaatkan untuk catwalk sehingga aktivitas penyeberangan para pengunjung tidak teratur