Puluhan WNI Disekap, Dipaksa jadi Penipu Investasi Saham

Poptren | Suara.com

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
Puluhan WNI Disekap, Dipaksa jadi Penipu Investasi Saham
TKI Kamboja (Istimewa)

Poptren.suara.com – Puluhan Warga Negara Indonesia atau WNI disekap di Kamboja sudah dibebaskan dan sudah berada di kantor Kepolisian Kamboja untuk dimintai keterangan.

Salah satu tenaga Kerja Indonesia (TKI) Bernama Moh Effendy menyampaikan bahwa ada 55 TKI termasuk dirinya yang sudah berada di Kepolisian Kamboja. Ia juga memberitahukan kondisi para TKI, para TKI dalam kondisi yang sehat meski ada yang tengah mengalami sakit ringan.

"Kondisi kami saat ini baik, sehat, sebagian ada sakit ringan. Tapi kami saat ini ditampung di kepolisian Kamboja, sedang dibuatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Effendy.

Effendy menambahkan 55 WNI yang kini berada di Kepolisan Kamboja juga sudah didampingi oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja. Rencananya mereka akan dipindahkan ke KBRI Phnom Penh pada keesokan hari.

Effendy juga mengungkapkan rencana pemulangan dirinya bersama puluhan WNI lainnya akan dilakukan pada tiga hari mendatang. Meski begitu, ia belum dapat memastikan informasi tersebut.

"Total saat ini di kepolisian Kamboja ada 55 (WNI). Masih ada penjemputan lagi jumlahnya akan terus bertambah. Perkiraan dalam tiga hari (pulang ke Indonesia). Tapi belum tahu juga. Besok kami dibawa ke KBRI Phnom Penh," ucap Effendy

Tergiur Cari Kerja Lewat Sosial Media

Effendy menjelaskan awal kedatangan WNI ke Kamboja setelah melihat adanya lowongan pekerjaan melalui sosial media. Di mana agen penyedia jasa memberikan janji-janji para pelamar kerja akan mendapat gaji tinggi di Kamboja.

"Semuanya akomodasi di tanggunglah. Tapi begitu sampai dis ini ternyata dipaksa untuk menipu seperti itu. Tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh agen," ungkap Effendy

Effendy mengatakan rata-rata WNI berasal dari berbagai daerah. Ada yang berasal dari Jawa Tengah, Sulawesi hingga Sumatera. Sementara Effendy mengaku berasal dari Solo.

Lebih lanjut, kata Effendy para WNI datang ke Kamboja rata-rata sejak awal Juni 2022. Sementara Effendy sendiri tiba di Kamboja pada 11 Juni 2022.

"Kedatangan juga beda-beda. Ada yang dari awal Juni, Kalau saya sendiri dari tanggal 11 juni," ucapnya

Dijanjikan Kerja Kantoran Hingga di Hotel

Effendy menyebut terkait agen yang mengirimkan WNI bekerja di Kamboja ini tergiur dengan diberikan pekerjaan disejumlah bidang. Seperti di bagian keuangan, hotel, restoran, hingga menjadi juru masak.

Namun, kata Effendy, kenyataannya setelah berada di Kamboja mereka dikumpulkan di satu tempat dipaksa untuk menjadi agen penipuan melalui investasi saham.

"Ujung-ujungnya dikumpulkan di satu tempat yang sama. Kami dipaksa untuk menipu," ungkap Effendy

Effendy pun menjelaskan kinerja investasi saham yang diduga bodong tersebut. Para WNI diminta mencari para penanam modal.

Contohnya dengan modal Rp300 ribu dapat untung menjadi Rp330 ribu dan seterusnya. Sehingga penanam modal tergiur untuk terus melakukan investasi dengan jumlah besar.

Namun, kata Effendy, setelah mencapai angka Rp1 juta lebih. Uang itu akan ditahan oleh sistem dari cara kerja investasi tersebut. Sehingga, para penanam modal harus kembali menyetorkan uang lagi agar uang yang di investasikannya seolah olah dapat diambil.

"Tapi ternyata, tidak. Jadi ada korban yang ruginya sampai puluhan juta sampai ratusan juta,"ujar Effendy

Tak Bantah Ada Penyiksaan Dan Penyekapan

Effendy mengaku tidak membantah bahwa terjadi penyekapan kepada para WNI di Kamboja. Apalagi, ia juga menyebut ada sebagian yang lain mengalami penyiksaan. Salah satunya, kata Effendy, penyiksaan yang terjadi seperti rekan kerjanya sakit namun tetap dipaksa untuk bekerja.

"Saat penyekapan, ya memang terjadi ada beberapa penyiksaan. Bahkan ada kemarin, ada teman kami yang sakit. Tapi, tetap dipaksa kerja dan sedikit disiksa," ungkapnya

Meski begitu, Effendy mengaku bersyukur belum terjadi adanya penyiksaan terhadap dirinya. Namun, ia hanya merasakan seperti penyiksaan secara batin.

"Tapi, tiap hari itu seperti disiksa secara batin. Karena kalau melakukan kesalahan sedikit fatal. Apalagi, hari ini harusnya ada ancaman dijual ke tempat lain,"imbuhnya

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan hal tersebut berdasar data terakhir yang diterima.

"Data terakhir menunjukkan bahwa warga negara Indonesia yang disekap bukan berjumlah 53 irang namun bertambah menjadi 60 orang," kata Ramadhan kepada wartawan, Jumat (29/7/2022).

Menurut Ramadhan, 60 WNI tersebut kekinian diduga berada di Phum 1, Preah Sihanouk, Cambodia titik koordinat 10°37'33.0"N 103°30'08.7"E.

"Sampai saat ini masih diupayakan terus oleh pihak KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan pihak Kepolisian Kamboja untuk menjemput ke 60 warga negara Indonesia tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, KBRI Phnom Penh telah menghubungi pihak Kepolisian Kamboja untuk membantu membebaskan puluhan WNI yang disekap di negara itu.

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, puluhan WNI tersebut dilaporkan menjadi korban penipuan perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja.

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agar Penyekapan WNI Tak Berulang, Anggota DPR: Tindak Tegas Agen PMI Ilegal, Jangan Mudah Tergiur Tawaran Kerja

Agar Penyekapan WNI Tak Berulang, Anggota DPR: Tindak Tegas Agen PMI Ilegal, Jangan Mudah Tergiur Tawaran Kerja

News | Minggu, 31 Juli 2022 | 08:39 WIB

Menlu Retno Marsudi Nyatakan 55 WNI yang Disekap di Kamboja telah Diselamatkan

Menlu Retno Marsudi Nyatakan 55 WNI yang Disekap di Kamboja telah Diselamatkan

| Sabtu, 30 Juli 2022 | 22:06 WIB

NasDem Desak Pemerintah Lakukan Segala Upaya Pembebasan 60 WNI Disekap di Kamboja

NasDem Desak Pemerintah Lakukan Segala Upaya Pembebasan 60 WNI Disekap di Kamboja

News | Sabtu, 30 Juli 2022 | 21:26 WIB

WNI Korban Penyekapan di Kamboja Dibebaskan, Ini Respon Ganjar Pranowo

WNI Korban Penyekapan di Kamboja Dibebaskan, Ini Respon Ganjar Pranowo

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Juli 2022 | 19:25 WIB

Terkini

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo

Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 20:18 WIB

Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026

Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 20:14 WIB

4 Rekomendasi Skincare untuk Usia 20 Tahun ke Atas, Nyaman Dipakai Harian

4 Rekomendasi Skincare untuk Usia 20 Tahun ke Atas, Nyaman Dipakai Harian

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 20:10 WIB

Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan

Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya

Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 19:57 WIB

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:52 WIB

Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi

Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 19:49 WIB

BRI Buka Program Donasi 3 Masjid Pertama Indonesia di 3 Benua

BRI Buka Program Donasi 3 Masjid Pertama Indonesia di 3 Benua

Bri | Minggu, 12 April 2026 | 19:46 WIB