Wajib Tahu! Sedang Musim DBD, Kenali Gejala dan Resiko Komplikasi

Poptren

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:47 WIB
Wajib Tahu! Sedang Musim DBD, Kenali Gejala dan Resiko Komplikasi
Ilustrasi terjangkit DBD. ((Envato))

Poptren.suara.com Demam berdarah atau DBD adalah penyakit menulat yang diakibatkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Penyakit ini juga disebabkan oleh salah satu dari 4 jenis virus dengue.

Umumnya, demam berdarah berlangsung selama 5-7 hari.

Demam berdarah yang bersifat ringan bisa menyebabkan demam dan gejala yang menyerupai flu.

Tetapi, penyakit ini bisa berkembang menjadi demam berdarah dengue dengan tingkat keparahan lebih serius.

Peningkatan kasus DBD terus terjadi terutama musim hujan.

Sehingga kita harus lebih cerhat melihat gejala-gejala yang ditimbulkan oleh DBD

Gejala Demam Berdarah

Gejala demam berdarah mungkin akan berbeda di setiap pasien, tergantung tingkat keparahan dan fase DBD yang dilewati.

baca juga

Dilansir dari Hello Sehat, gejala DBD akan muncul dalam waktu 4-10 hari setelah digigit oleh nyamuk Aedes pertama kali. Kenali gejala umum demam berdarah.

1.       Demam tinggi hingga 40 derajat celcius

2.       Sakit kepala

3.       Nyeri otot, tulang dan sendi

4.       Mual dan muntah

5.       Sakit di belakang mata

6.       Pembengkakan kelenjar getah bening

7.       Ruam kulit

Gejala ini akan membaik selama 1 minggu. Namun, ada kemungkinan gelaka akan berkembang semakin parah dan mengancam jiwa.

Jika DBD sudah memasuki fase parah  dan lebih jauh beresiko menimbulkan kompliasi yang fatal. Berikut komplikasi akibat DBD.

1.       Pendarahan akibat bocornya plasma darah

Menurut penelitian Journal of Indian Society of Periodontology, pasien demam berdarah bisa mengalami kebocoran plasma yang mengakibatkan perdarahan serius dalam tubuhnya.

Bocornya plasma darah ada kemungkinan berkaitan erat dengan virus dengue yang menyerang pembuli darah.

Dinding pembulu darah akan melemah akibat infeksi virus dengue, sehingga terjadi kebocoran plasma darah bida terjadi.

Kondisi ini bisa semakin buruk jika kadar trombosit rendah pada sang pasien DBD.

Pendarahan juga lebih beresiko terjadi akibat trombosit yang menurun drastis.

Dalam kondisi ini akan menimbukan gejala, seperti mimisan, gusi berdarah dan memar keunguan dan munculnya mendadak.

Seiring waktu, pendarahan ini bisa menyebabkan syok skibat tekanan darah yang menurun drastic.

2.   Sindrom syok dengue

Tahap syok dalam demam berdarah juga bisa menyebabkan komplikasi sindrom syok dengue. Menurut CDC, sindrom syok dengue ini menimbulkan gejala denyut nadi melemah, tekanan darah turun, pupil mata melebar dan nafas tidak teratur dan kulit pucat serta keringat dingin.

Pasien DBD yang mengalami sindron syok dengue berisiko mengalami kegagalan system organ tubuh yang berujung kematian.

Sumber : suara.com

Poptren.suara.com – Demam berdarah atau DBD adalah penyakit menulat yang diakibatkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Penyakit ini juga disebabkan oleh salah satu dari 4 jenis virus dengue.

Umumnya, demam berdarah berlangsung selama 5-7 hari.

Demam berdarah yang bersifat ringan bisa menyebabkan demam dan gejala yang menyerupai flu.

Tetapi, penyakit ini bisa berkembang menjadi demam berdarah dengue dengan tingkat keparahan lebih serius.

Peningkatan kasus DBD terus terjadi terutama musim hujan.

Sehingga kita harus lebih cerhat melihat gejala-gejala yang ditimbulkan oleh DBD

Gejala Demam Berdarah

Gejala demam berdarah mungkin akan berbeda di setiap pasien, tergantung tingkat keparahan dan fase DBD yang dilewati.

Dilansir dari Hello Sehat, gejala DBD akan muncul dalam waktu 4-10 hari setelah digigit oleh nyamuk Aedes pertama kali.

Kenali gejala umum demam berdarah.

1.       Demam tinggi hingga 40 derajat celcius

2.       Sakit kepala

3.       Nyeri otot, tulang dan sendi

4.       Mual dan muntah

5.       Sakit di belakang mata

6.       Pembengkakan kelenjar getah bening

7.       Ruam kulit

Gejala ini akan membaik selama 1 minggu. Namun, ada kemungkinan gelaka akan berkembang semakin parah dan mengancam jiwa.

Jika DBD sudah memasuki fase parah  dan lebih jauh beresiko menimbulkan kompliasi yang fatal. Berikut komplikasi akibat DBD.

1.       Pendarahan akibat bocornya plasma darah

Menurut penelitian Journal of Indian Society of Periodontology, pasien demam berdarah bisa mengalami kebocoran plasma yang mengakibatkan perdarahan serius dalam tubuhnya.

Bocornya plasma darah ada kemungkinan berkaitan erat dengan virus dengue yang menyerang pembuli darah.

Dinding pembulu darah akan melemah akibat infeksi virus dengue, sehingga terjadi kebocoran plasma darah bida terjadi.

Kondisi ini bisa semakin buruk jika kadar trombosit rendah pada sang pasien DBD.

Pendarahan juga lebih beresiko terjadi akibat trombosit yang menurun drastis.

Dalam kondisi ini akan menimbukan gejala, seperti mimisan, gusi berdarah dan memar keunguan dan munculnya mendadak.

Seiring waktu, pendarahan ini bisa menyebabkan syok skibat tekanan darah yang menurun drastic.

2.   Sindrom syok dengue

Tahap syok dalam demam berdarah juga bisa menyebabkan komplikasi sindrom syok dengue. Menurut CDC, sindrom syok dengue ini menimbulkan gejala denyut nadi melemah, tekanan darah turun, pupil mata melebar dan nafas tidak teratur dan kulit pucat serta keringat dingin.

Pasien DBD yang mengalami sindron syok dengue berisiko mengalami kegagalan system organ tubuh yang berujung kematian.

Sumber : suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali Lebih Awal Leukemia Pada Anak

Kenali Lebih Awal Leukemia Pada Anak

Purwokerto | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:48 WIB

Penyebab dan Gejala Mastitis yang Umum Dialami Ibu Menyusui, Ketahui Cara Mengobatinya

Penyebab dan Gejala Mastitis yang Umum Dialami Ibu Menyusui, Ketahui Cara Mengobatinya

Health | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 11:41 WIB

Terkini

BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap

BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas

Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat

Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan

Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:24 WIB

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:23 WIB

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:18 WIB

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:14 WIB

'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:13 WIB

×