Ada yang Tidak Beres di Pengakuan Putri Candrawathi Tentang Pelecehan Seksual

Poptren

Senin, 05 September 2022 | 09:49 WIB
Ada yang Tidak Beres di Pengakuan Putri Candrawathi Tentang Pelecehan Seksual
Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J (Foto: ANTARA)

Poptren.suara.com – Diketahui bahwa Putri Candrawathi saat diintrograsi berulang kali, ia mengatakan ia mendapatkan kekerasan seksual dari Brigadir J.

Komnas HAM juga mengiakan bahwa ada dugaan pelecehan yang dialami oleh Istri Ferdy Sambo ini.

Namun, pengakuan dengan temuan di TKP nampak ada yang menjanggal. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjelaskan jika memang terjadi kekerasan sekual kala itu. Di rumah itu masih ada Kuat Ma’ruf dan Asisten Rumah Tangga (ART) Susi.

Edwin Partogi selaku Wakil Ketua LPSK. Juga membenarkan bahwa ada yang mengganjal dan cukup aneh bila ada kekerasan seksual kala itu. Apa lagi saat itu masih ada orang di rumah.

“Tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa (kekerasan seksual), kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” kata Edwin, saat dikonfirmasi Minggu (4/9/2022).

Hal ini juga tampak aneh, jika Brigadir J sebagai bawahan Ferdy Sambo melakukan pelecehan ke istri bosnya.

“PC adalah istri jendral. Ini dua hal yang biasanya terpenuhi dalam kasus kekerasan seksual. Pertama relasi kuasa, kedua pelaku memastikan tidak ada saksi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan jika memang benar ada tindakan asusila kepada Putrri, namun hal ini masih tetap tidak logis, kenapaPutri masih mau bertemu dengan Brigadir J meski sudah dilecehkan.

“PC masih bertanya kepada RR ketika itu di mana Yoshua, jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Yoshua,” tuturnya.

baca juga

“Dan kemudian Yoshua di hadapkan ke ibu PC hari itu di tanggal 7 di Magelang itu di kamar dan itu kan juga aneh seorang korban mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya, apalagi misalnya pemerkosaan atau pencabulan. Yang lain itu Yoshua sejak tanggal 7 sampai tanggal 8 sejak dari Magelang sampai Jakarta masih satu rumah dengan PC,” imbuhnya.

Tak hanya itu saja, Edwin juga mengatakan misal ada kekerasan yang dilakukan Brigadir J, mengapa istri bosnya ini mengatakan “baik-baik” saja saat berhadapan dengan J.

“Korban yg punya lebih kuasa masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil, janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling,” imbuh dia.

 Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Ngotot, Tudingan Pelecehan Putri Candrawathi Dilakukan oleh Brigadir J

Komnas HAM Ngotot, Tudingan Pelecehan Putri Candrawathi Dilakukan oleh Brigadir J

Bandungbarat | Senin, 05 September 2022 | 08:44 WIB

Pelecehan Seksual Brigadir J Terhadap Putri Candrawathi Dilakukan di Magelang, Temuan Komnas HAM Bisa Bantu Polri?

Pelecehan Seksual Brigadir J Terhadap Putri Candrawathi Dilakukan di Magelang, Temuan Komnas HAM Bisa Bantu Polri?

Jawa Tengah | Senin, 05 September 2022 | 08:44 WIB

Terkini

Sistem Kerja Hybrid: Cara Baru Bekerja yang Membuat Hidup Lebih Seimbang

Sistem Kerja Hybrid: Cara Baru Bekerja yang Membuat Hidup Lebih Seimbang

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:18 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter

Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:07 WIB

Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern

Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern

Jakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:05 WIB

5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second

5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia

Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

Prediksi Lini dan Skor Inggris vs Argentina: Duel Maut Demi Tiket Final

Prediksi Lini dan Skor Inggris vs Argentina: Duel Maut Demi Tiket Final

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman,  Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang

Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang

Sumbar | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:55 WIB

×