Hanya Karena Tak Bisa Berbahasa Inggris, Anak Ini Dianiaya Temannya Hingga Berdarah

Poptren

Kamis, 15 September 2022 | 11:29 WIB
Hanya Karena Tak Bisa Berbahasa Inggris, Anak Ini Dianiaya Temannya Hingga Berdarah
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Pixabay/Geralt)

Poptren.suara.com – Bocah laki-laki berumur 10 tahun bersekolah di sekolah Internasional di Singapura menjadi korban perundungan teman-temannya.

Dikutip SuaraSumbar.id dari Shin Min Daily News, Rabu (14/9/2022), mereka tak hanya merundung, bocah ini juga dianiaya hingga mendapat luka serius di sejumlah bagian tubuhnya.

Sang ibu seorang manajer bank berusia 40 tahun yang dipindah ke Singapura dari China, ia membuat laporan polisi setelah melihat anaknya mengalamiluka di bagian wajahnya.

Laporannya sudah masuk, dan tinggal dilakukan penyelidikan.

Sang ibu bercerita bahwa penganiayaan itu bermula pada Agustus 2021.

Sang anak, bersekolah di Canadia International School (CIS), ia diejek teman-temanya karena tak bisa menggunakan bahasa Inggris. Tak hanya itu saja keempat temannya itu juga melakukan intimidasi terhadap putranya.

Pada Februari tahun 2022, Ma menemukan goresan di punggung putranya, ia juga akan mengadu ke sekolah namun dihentikan oleh anaknya.

Namun intimidasi itu tak kunjung berhenti.

Pada tanggal 3 Juni, teman sekelasnya mulai mencakar putranya, mendorong hingga dahinya hingga bengkak.

baca juga

Pada 17 Agustus, temannya mulai melakukan hal lainnya seperti membuat putra Ma tersandung hingga menyebabkan lutut dan sikunya terluka.

Setelah itu, Ma mendapatkan surat elektronik dari sekolah. Orang tua keempat teman putra Ma meminta maaf.

Ternyata kelakuan empat temannya itu belum berhenti sampai situ, celana putranya dilepas 10 kali.

"Pada hari itu, intimidasi terus berlanjut, dengan empat teman sekelas menarik celana putra saya setidaknya sepuluh kali," kata Ma.

Peristiwa ini terjadi di berbagai lokasi sekolah, antara lain ruang kelas, koridor, kantin, lapangan, dan pintu masuk toilet.

Bertanya baik-baik, putra Ma ke empat temannya iu kenapa ia mendapatkan perlakuan seperti itu, salah satu temannya malah memukul wajah putra Ma hingga sekitar tiga sampai lima menit, hingga berdarah.

Mulai tak tahan, Ma akhirnya melaporkan ke polisi kejadian itu.

Dalam sebuah pernyataan kepada Shin Min (9 September), CIS mengatakan keselamatan dan kesejahteraan siswa mereka, baik fisik maupun psikologis, tetap menjadi prioritas utama sekolah.

CIS mengatakan bahwa sekolah tidak menoleransi intimidasi, dan akan menanggapi semua tuduhan tersebut dengan serius.

Sumber : sumbar.suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekonstruksi Kasus Dugaan Penganiayaan Santri Gontor Asal Palembang: Pelaku Akui Memukul Dan Menendang

Rekonstruksi Kasus Dugaan Penganiayaan Santri Gontor Asal Palembang: Pelaku Akui Memukul Dan Menendang

Sumsel | Kamis, 15 September 2022 | 08:49 WIB

Menteri PPPA Hubungi Ibu Santri Gontor Korban Dugaan Penganiayaan, Beri Pendampingan Psikolog

Menteri PPPA Hubungi Ibu Santri Gontor Korban Dugaan Penganiayaan, Beri Pendampingan Psikolog

Sumsel | Rabu, 14 September 2022 | 18:22 WIB

Terkini

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

×