Hati-hati ! Deretan Makanan Pemicu Kanker, Mampu Sebabkan Kematian

Poptren

Jum'at, 23 September 2022 | 08:19 WIB
Hati-hati ! Deretan Makanan Pemicu Kanker, Mampu Sebabkan Kematian
ilustras ikan salmon ((Pixabay/picjumbo_com))

Poptren.suara.com - Tubuh adalah mesin yang dibuat untuk mencerna makanan yang masuk. Namun sayangnya makanan yang kita konsumsi lebih banyak makanan olahan daripada organic. Bahkan tambahan bahan pengawet seperti natrium akan membuat tubuh tegang, sehingga sulit mencerna makanan.

Dengan kata lain, akan ada dua kemungkinan, yaitu :

1. Kemungkinan terbaik, makanan olahan dapat membuat tubuh kita mudah lelah dan berfungsi menurun perlahan.

2. Kemungkinan terburuk, kematian. 

Beberapa jenis makanan olahan dilabeli ‘makanan sehat’ yang meyakinkan. Hindari makanan-makanan ini, termasuk dalam menu dietmu. Makanan-makanan tersebut ialah :

1. Ikan salmon

Sebagai sumber asam lemak omega 3, ikan salmon dibutuhkan untuk otak. Namun budidaya ikan ini mengerikan. Salmon berenang di kolam raksasa berisi antibiotik yang apabila dikonsumsi dalam dosis besar kepada manusia, akan sebabkan kanker. Maka dari itu, hindarilah salmon kalengan, pilihlah salmon liar sebagai gantinya.

2. Sayuran yang mengandung pestisida

Apabila membeli bahan makanan atau sayuran di supermarket, besar kemungkinan ada kandungan pestisida didalamnya. Pestisida akan sangat berbahaya bagi manusia apabila penggunaannya dalam dosis besar dan berefek seperti keracunan, diare bahkan kecemasan. Belilah dari petani organik atau tanam sendiri.

baca juga

3. Keripik kentang

Kentang dapat menjadi sumber karbohidrat yang baik apabila dikonsumsi dengan takaran yang sesuai. Perlu diingat keripik kentang bukanlah camilan yang sehat, karena didalamanya terkandung lemak trans dan natrium.

4. Kuning telur

Telur kaya akan protein. Namun kuningnya kaya akan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolestrol.

5. Daging olahan

Ini adalah makanan yang diolah sedemikian rupa untuk memberikan rasa di dalamnya. Umumnya ada pada ham, bakon, dendeng dan sejumlah daging olahan lainnya. Bahan pengawet di dalamnya tidak baik untuk Kesehatan tubuh, sekalipun bukan dalam jumlah besar.

6. Susu

Susu memang baik untuk pertumbuhan anak-anak. Namun konsumsi pada orang dewasa dapat berbahaya, bisa timbulkan diare dan kembung. Peneliti meyakini bahwa kandungan lemak pada susu dapat tingkatkan resiko kanker. Bukan berari orang dewasa tidak boleh konsumsi susu, tapi konsumsilah secara periodik dan konsumsilah susu rendah lemak.

7. MSG dan garam berlebih

MSG dan garam merupakan bumbu penambah citarasa pada makanan. Namun apabila keduanya dikinsumsi secara berlebihan akan berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Reza Gunawan Sangat Berjasa Bagi Banyak Orang Salah Satunya Vidi Aldiano

Reza Gunawan Sangat Berjasa Bagi Banyak Orang Salah Satunya Vidi Aldiano

Poptren | Rabu, 21 September 2022 | 18:45 WIB

Waspada! Ketahui Gejala Tumor Testis

Waspada! Ketahui Gejala Tumor Testis

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 07:42 WIB

Terkini

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:08 WIB

×