Pergaulan dalam Bermasyarakat, Apa Tujuan dan Maksudnya?

Poptren Suara.Com
Rabu, 19 Oktober 2022 | 08:11 WIB
Pergaulan dalam Bermasyarakat, Apa Tujuan dan Maksudnya?
Ilustrasi diskusi (Pinterest)

Poptren.suara.com - Manusia sebagai makhluk sosial, erat kaitannya dengan sosialisasi. Sosialisasi itu apa? Soejono Dirdjosisworo, mengelompokkan pengertian sosialisasi menjadi tiga, yaitu :

1. Kebiasaan

Artinya saat bersosialisasi manusia akan mempelajari sikap, ide, kebiasaan, pola perilaku, nilai diri orang lain, serta ukuran kepatuhan tingkah laku dalam bermasyarakat.

2. Proses belajar

Merupakan suatu proses dimana manusia bisa menahan bahkan mengubah impuls-impuls dalam dirinya serta bagaimana mengambil cara hidup atau kebudayaan bermasyarakat.

3. Sifat dan kecakapan

Adalah sebuah proses yang mengajarkan manusia dapat merangkai dan mengebangkan banyak hal dari semua sifat dan kecakapan sebagai suatu kesatuan dalam diri seseorang.

Sedangkan Peter L. Berger mengartikan sosialisasi sebagai suatu proses belajar seorang anak untuk menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat. Secara garis besar sosialisasi adalah suatu proses interaksi dan pembelajaran yang dilakukan seorang manusia sejak lahir hingga akhir hayatnya di dalam bermasyarakat.

Arti pendalaman sosialisasi dapat dikatakan menjadi sebuah proses pembelajaran dari manusia agar dapat mengenali lingkungan yang kelak akan ia jalani, baik lingkungan fisik ataupun sosial.

Baca Juga: Contoh Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat

Dengan kata lain, sosialisasi adalah suatu proses belajar-mengajar dalam berperilaku di masyarakat, termasuk penanaman nilai, kebiasaan, dan aturan dalam bertingkah laku di masyarakat dan merupakan merupakan proses seumur hidup dan berkaitan antara manusia dan lingkungannya.

Sosialisasi tentu memiliki tujuan yang baik. Tujuan apa yang dimaksud? Merangkum dari berbagai sumber, tujuan sosialisasi ialah :

1. Setiap individu dapat menyesuaikan tingkah lakunya dengan budaya yang dimiliki oleh masyarakat tempat tinggalnya. Sudah bisa dikatakan memenuhi harapan masyarakat apabila dalam lingkup masyarakat yang terikat kuat dengan budaya, anggota masyarakat harus bisa mengaplikasikannya sebagai perilaku dan kebiasaan.

2. Individu mampu menjadi anggota masyarakat yang sesuai nilai dan norma dari masyarakat.

3. Mendapatkan hak hidup dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Dapat terjadi selama individu tersebut mampu menghayati nilai dan norma dalam kehidupan.

4. Mampu menyadari dan memahami peran juga posisi dalam bermasyarakat, dan akan membuat individu berperan aktif dan positif dalam kehidupannya sehari-hari.

5. Anggota masyarakat dapat mewujudkan satu keutuhan dalam bermasyarakat apabila setiap anggota masyarakat memiliki berinteraksi yang baik. Didasarkan pada pemenuhan peran masing-masing sebagai sesama anggota masyarakat.

Contoh bersosialisasi dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yakni sosialisasi dalam keluarga, sosialisasi bermasyarakat dan terakhir sosialisasi di lingkungan sekolah.

A. Sosialisasi dalam keluarga

- orangtua dan guru mengajarkan sopan santun saat bertemu orang yang lebih tua dengan memberi salam dengan mencium tangan mereka;

- orangtua memberikan nasihat saat anaknya melakukan kesalahan maupun tindakan yang diluar nilai dan norma;

- orangtua dan orang sekitar mengajarkan tentang bagaimana berperilaku sesuai jenis kelaminnya;

- mengajarkan anak untuk taat dalam melaksanakan ibadah bersama agar memberikan kebiasaan kepada anak untuk taat mejalankan perintah agama;

-mengajak anak untuk diskusi atau bertukar pikiran tentang sesuatu hal;

- orangtua mengajarkan anak untuk pamit pada orangtua saat pergi;

- orangtua mengajarkan anaknya untuk menggunakan toilet.

B. Sosialisasi di lingkungan bermasyarakat

- menjalankan hidup rukun, damai, tenteram antara sesama masyarakat;

- menyapa tetangga ketika berpapasan di jalan dengan nada yang ramah dan senyum yang tulus;

- mengikuti kerja bakti bersama di lingkungan tempat tinggal;

- menghadiri acara doa bersama atau arisan, mengikuti kegiatan pos kamling sering membaur bersama warga lainnya;

- ikut dalam proses musyawarah;

- berpartisipasi dalam acara yang dilakukan di lingkungan rumah;

- menjenguk tetangga yang sakit;

C. Sosialiasi di lingkungan sekolah

- ikut dalam diskusi saat proses belajar-mengajar;

- ikut dalam kegiatan lomba yang ada di luar aktifitas belajar di sekolah;

- ikut dalam kelompok belajar yang dibuat bersama teman teman sekolah dengan tujuan agar bisa menambah wawasan;

- mendengarkan dan memperhatikan guru saat menyampaikan pembelajaran di kelas;

- berinteraksi antar teman temannya yang berbeda latar belakang;

- bergabung dalam kelompok yang menyukai hal tertentu atau hobi tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI