Poptren.suara.com - Sokbreker adalah salah satu komponen yang berperan penting menjaga kaki-kaki pada mobil. Sokbreker berfungsi untuk meredam guncangan dan menjaga kendaraan tetap stabil saat dikendarai. Semakin sering kendaraan digunakan, maka kinerja sokbreker akan menurun.
Menurunnya kinerja sokbreker bisa jadi karena oli yang mulai mengalami penurunan kualitas hingga per yang melemah yang mengakibatkan terjadinya kebocoran. Sokbreker yang sudah rusak tapi tetap dipaksa bekerja, maka akan menimbulkan dampak.
Dampak paling terasa adalah saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi, pada saat tersebutlah sokbreker harus menjaga stabilitas kendaraan dengan baik. Jika tidak, maka redaman dengan kondisi jalan tertentu akan terganggu. Hal tersebut sangat berbahaya karena mobil jadi tidak stabil sehingga menyulitkan pengendaranya.
Sokbreker yang kerusakannya sudah parah akan membuat pengendara tidak nyaman serta komponen penunjang di bagian kaki-kaki juga rawan mengalami kerusakan. Dengan kata lain, sokbreker yang lemah akan mengakibatkan komponen lain ikut rusak.
Maka dari itu sokbreker yang rusak harus diganti, atau bisa juga direkondisi. Tapi tergantung pemilik mobil, lebih sreg yang mana. Ganti sokbreker baru menjadi saran paling umum bagi pemilik kendaraan karena umur sokbreker akan lebih panjang daripada rekondisi.
Apa sebenarnya penyebab sokbreker cepat rusak ? Dirangkum dari beberapa laman otomotif, paling tidak ada tiga penyebab utama sokbreker cepat rusak, diantaranya :
1. Beban muatan
Setiap pabrik mobil telah mengatur besaran beban maksimal pada produk mobilnya. Apabila terlalu sering mengangkut beban muatan melebihi ketentuan, sudah pasti kinerja sokbreker bertambah karena semua beban muatan bertumbu ke sokbreker.
Jika ingin umur sokbreker lebih panjang, maka hindari terlalu sering mengangkat muatan secara berlebihan agar kinerja sokbreker tidak terlalu ekstra.
Baca Juga: Ban Mobil Berisik saat Dikendarai ? Mungkin Ini Sebabnya !
2. Kondisi jalanan
Sering melaju di kondisi jalanan rusak, apalagi pada kecepatan tinggi juga dapat memperpendek umur sokbreker. Hentakan pada sokbreker yang tiba-tiba karena jalanan yang rusak menimbulkan kebocoran. Maka dari itu sebisa mungkin hindari menghantam lubang di jalanan dengan kecepatan tinggi. Mengemudi dengan hati-hati akan membantu memperpanjang umum sokbreker.
3. Sokbreker telah dimodifikasi
Masih banyak pemilik mobil memodifikasi kaki-kaki mobil, termasuk sokbreker. Paling umum adalah dimodif lebih ceper, yaitu memotong per pada kaki-kaki. Hal itu membuat jarak 'main' sokbreker menjadi lebih sedikit dan ketika mobil berjalan maka as pada sokbreker akan mentok sehingga jika dipaksa berjalan terus menerus sil pada sokbreker akan mudah jebol.