Poptren.suara.com - Setelah melihat tubuh kamu berubah selama kehamilan, sangat normal untuk penasaran dengan keadaan vagina setelah melahirkan. Apakah semuanya akan baik-baik saja di bawah sana? Akankah selamanya berubah? Bagaimana keadaan vagina seseorang setelah operasi Caesar vs. persalinan?
Setelah melahirkan, ada beberapa organ tubuh yang mengalami perubahan bentuk dan fungsinya. Berikut adalah organ-organ yang mengalami perubahan pasca melahirkan.
1. Vagina Pada masa nifas, vagina ibu akan mengalami pembengkakan disertai dengan pendarahan selama 6-10 minggu. Untuk ibu menyusui, pemulihan akan jauh lebih lama karena kadar estrogen yang rendah dalam tubuh.
2. PerineumPerineum terletak di bagian antara vagina dan anus. Kemungkinan saat melahirkan secara normal, perineum ibu akan robek saat mendorong bayi keluar atau saat penyayatan perineum guna membuka jalan keluar bayi.
3. Bagian RahimOrgan lain yang berubah dan berdampak setelah melahirkan adalah rahim. Rahim akan mengalami penyusutan sekitar 900 gram dari berat awal 1 kg saat hamil. Penyusutan ini diiringi oleh keluarnya darah saat masa nifas. Begitupun dengan leher rahim atau serviks yang ukurannya tidak dapat kembali sama seperti sebelum hamil.
4. PayudaraYang berikutnya adalah payudara. Payudara ibu saat masa nifas akan terasa lebih kencang dan nyeri. Hal ini dikarenakan tubuh ibu sedang mempersiapkan diri untuk menyusui bayi. Saat menyusui, rasa nyeri akan berangsur-angsur membaik.
5. Perut Saat hamil, perut mengalami perubahan besar. Namun, setelah melahirkan perut akan kembali mengecil tetapi perut menjadi lebih kendur dan dinding perut menjadi kurang kencang. Untuk menghindari kendor atau gelambir di bagian perut, kamu bisa melakukan olahraga rutin seperti senam perut, senam kegel, jalan kaki, berbaring sambil mengangkat kepala, dan squat.