Poptren.suara.com - Jerome Polin Sijabat, kembali dicibir netijen, lantaran video jogetnya bersama dua dokter Koas, Farhan Firmansyah dan Ekida Firmansyah. Dalam video tersebut terlihat Jerome, Farhan dan Ekida sedang asik berjoget sambil tertawa riang. Mereka pun tampak memakai jas dokter berwarna putih atau yang disebut juga Snelli.
Sekilas memang tidak ada yang aneh pada video tersebut, namun yang membuat video itu dirasa tak wajar adalah kalimat yang terdapat pada video itu. Kalimat yang mengundang kritikan tajam tersebut berbunyi "Mohon maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin".
Sontak saja, saat membaca kalimat tersebut, warganet geram, lantaran menganggap jika Jerome bersama kedua rekannya itu, seolah tidak mempunyai rasa empati ataupun kepekaan sosial, terutama bagi para pasien ataupun keluarga pasien yang tengah berjuang melawan maut. Sebagaimana diketahui kalimat tersebut biasanya diucapkan oleh dokter kepada pasien ataupun keluarga pasien yang nyawanya tidak bisa lagi ditolong ataupun diselamatkan.
Warganet menganggap, jika kalimat tersebut bagi Jerome, Farhan dan Ekida seakan sebagai bahan lelucon untuk konten mereka. Tak ingin kasus ini berlarut panjang, Jerome pun menyampaikan permintaan maafnya, melalui akun media sosialnya.
Youtuber berusia 24 tahun ini, menjelaskan bahwa kalimat yang dikecam oleh netizen dalam video tersebut ditujukan untuk ketidakkompakan gerakan mereka dalam video itu dan tidak ada niat untuk menyinggung hal lain.
"Waktu video itu terupload, aku memang sempat berkomentar karena melihat gerakan kami yang gak kompak di video tersebut. Aku sudah melihat teks yang ada di video itu juga dan aku pikir teks itu ditujukan untuk gerakan kami di video itu. Sama sekali tanpa ada niat menyinggung hal lain. Farhan pun sudah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf akan hal ini," tutur Jerome.
"Namun,terlepas dari hal ini, aku paham konten dan teks tersebut bisa menimbulkan banyak persepsi dan jadi banyak disalahartikan, terlebih lagi karena kami memakai atribut dokter. Aku benar-benar minta maaf untuk hal ini. Ke depannya, aku dan tim akan berusaha untuk lebih bijak dan hati-hati lagi,” tulisnya pada akun twitternya.