Pecandu Narkotika Bisa Sembuh dengan Cepat Lewat Cara Ini

Poptren | Suara.com

Jum'at, 07 April 2023 | 08:22 WIB
Pecandu Narkotika Bisa Sembuh dengan Cepat Lewat Cara Ini
Ilustrasi narkoba. (Susan Clem/Flickr)

Poptren.suara.com - Kecanduan narkotika merupakan masalah serius yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Selain pengobatan, dukungan sosial merupakan faktor penting dalam proses pemulihan dari ketergantungan hal tersebut. 

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), terjadi 851 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (narkoba) di Indonesia pada 2022 dengan jumlah tersangka sebanyak 1.350 orang. Jumlah itu naik 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sejumlah 766 kasus. 

Untuk itu perlu dilakukan upaya dari semua pihak, salah satunya dengan dukungan sosial. Upaya itu didefinisikan sebagai dukungan emosional, informasi, dan instrumental yang diberikan oleh orang-orang di sekitar kita seperti keluarga, teman, dan komunitas. 

Dukungan sosial dapat membantu individu mengatasi stres, meningkatkan kesehatan emosional, dan meningkatkan kesehatan fisik.

Dalam konteks pemulihan dari adiksi, dukungan sosial dapat membantu individu mengatasi godaan, menghilangkan stres, meningkatkan motivasi, dan memperpanjang usia harapan hidup. 

Dukungan sosial juga dapat membantu individu merasa lebih terhubung dengan orang lain dan mengurangi risiko isolasi sosial yang sering terjadi pada pecandu.

Penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat mendorong keberhasilan pemulihan kecanduan. Para peneliti menumukan dukungan sosial memiliki dampak besar bagi kesembuhan orang yang terjerat obat-obatan terlarang maupun alkohol.

"Orang yang menerima dukungan sosial yang baik memiliki tingkat keberhasilan pemulihan yang lebih tinggi daripada mereka yang menerima dukungan sosial yang kurang," tulis sebuah studi yang dilakukan oleh National Institute on Drug Abuse.

Selain itu, dukungan sosial juga dapat membantu individu pulih dari kecanduan mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Dukungan sosial dapat meningkatkan kualitas hidup individu yang pulih dari kecanduan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Substance Abuse Treatment.

Namun, tidak semua dukungan sosial sama efektifnya. Dukungan sosial yang negatif atau berbahaya, seperti dari orang yang memperkuat perilaku adiktif atau mempermalukan orang yang sedang dalam pemulihan, dapat memperburuk kondisi dan merusak upaya pemulihan.

Bisa dikatakan, dukungan sosial dapat memainkan peran penting dalam pemulihan kecanduan. Oleh karena itu, sangat penting bagi seseorang dalam masa pemulihan untuk memiliki jaringan dukungan sosial yang baik dan aktif, termasuk dukungan dari keluarga, teman, dan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gandeng BNNP Sumut dan Politeknik Negeri Medan, Kominfo Ajak Generasi Muda Perangi Narkoba

Gandeng BNNP Sumut dan Politeknik Negeri Medan, Kominfo Ajak Generasi Muda Perangi Narkoba

Bisnis | Jum'at, 07 April 2023 | 05:40 WIB

Iis Dahlia Bebaskan Devano Danendra, Asalkan Jangan Hamili Anak Orang dan Pakai Narkoba

Iis Dahlia Bebaskan Devano Danendra, Asalkan Jangan Hamili Anak Orang dan Pakai Narkoba

Entertainment | Kamis, 06 April 2023 | 06:30 WIB

Akun Instagram Difollow BNN, Young Lex Disuruh Hati-Hati

Akun Instagram Difollow BNN, Young Lex Disuruh Hati-Hati

Entertainment | Selasa, 04 April 2023 | 13:54 WIB

Terkini

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Mengapa Gelang Haji Indonesia Terbuat dari Logam? Ternyata Ini Keunggulannya

Mengapa Gelang Haji Indonesia Terbuat dari Logam? Ternyata Ini Keunggulannya

Sulsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank

Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:11 WIB

Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City

Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:09 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Review Film Swapped: Suguhkan Animasi Indah dengan Cerita yang Heartwarming

Review Film Swapped: Suguhkan Animasi Indah dengan Cerita yang Heartwarming

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:00 WIB

Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'

Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:00 WIB

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:49 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB