Poptren.suara.com - Serangan jantung masih menjadi penyakit yang ditakuti banyak orang. Serangan jantung secara tiba-tiba memang membuat siapa saja tidak siap menghadapinya karena bisa muncul kapan saja, dimana saja, dan tidak memandang usia. Serangan jantung sendiri pada umumnya bisa dirasakan dan bergejala.
Gejala yang dirasakan seperti nyeri dada, sakit pada tubuh bagian atas, pusing, berkeringat, sesak napas, mual hingga munculnya rasa cemas yang berlebihan. Serangan jantung terjadi ketika oksigen dalam aliran darah menuju ke jantung terhambat, dimana kondisi tersebut akan menyebabkan kematian.
Serangan jantung secara diam-diam adalah serangn jantung yang gejalanya tidak spesifik, atau dengan kata lain orang-orang yang kena serangan jantung ini sama sekali tidak menunjukkan gejala yang berhubungan dengan serangan jantung pada umumya, dan baru tersadar setelah beberapa waktu setelahnya.
Laman Medical News Today menuliskan orang-orang yang terkena serangan jantung diam-diam gejalanya hanya dianggap sebagai perasaan lelah, otot tegang, atau gangguan pencernaan biasa. Akibatnya, setelah melakukan pemeriksaan, barulah ketahuan permasalahan jantung yang dialami. Jika diabaikan, kondisi tersebut akan sewaktu-waktu terjadi dan akan menjadi lebih serius jika tidak segera mendapat pertolongan.
Perlu diingat, siapa saja yang terkena serangan jantung diam-diam, potensinya besar akan alami gangguan penyakit lain, seperti stroke bahkan gagal jantung. Serangan jantung diam-diam lebih banyak menyerang wanita daripada pria. Seperti namanya, diam-diam, serangan jantung ini tidak terdeteksi oleh pengidapnya.
Laman Cleveland Clinic menuliskan, faktor-faktor pemicu serangan jantung diam-diam ada beberapa, diantaranya :
- hipertensi
- obesitas
- kolestrol tinggi
Baca Juga: Gejala Tersembunyi Serangan Jantung yang Bisa Dialami Kaum Perempun, Catat !
- gula darah tinggi
- stres
- olahraga tidak teratur
- riwayat keluarga
- faktor usia
- merokok
Seseorang yang ingin mengetahui apakah dirinya terkena serangan jantung diam-diam harus memeriksakan diri ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan rangkaian pemeriksaan seperti denyut nadi dan paru-paru. Apabila denyut nadi cepat atau tidak normal, atau munculnya suara tidak biasa dari paru-paru, tidak menutup kemungkinan hal tersebut menunjukkan adanya serangan jantung diam-diam.
Orang-orang yang terkena serangan jantung diam-diam mungkin tidak menunjukkan gejala yang spesifik, tetapi beberapa kondisi dapat menujukkan gangguan tersebut, diantaranya :
- pusing
- sesak napas
- mual
- mudah berkeringat
- tidak enak badan
- sulit tidur
- otot tegang di punggung atau dada
- rasa lelah yang berlebih dan berkepanjangan
- gangguan pencernaan.
Apabila merasakan atau mengalami gejala tersebut, segera ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis. Untuk orang-orang yang belum pernah terkena serangan jantung diam-diam, dapat mencegah serang tersebut dengan menerapkan gaya hidup sehat, contohnya :
1. Berhenti merokok
2. Aktif bergerak, atau olahraga fisik
3. Konsumsi makanan yang aman untuk jantung
4. Jaga berat badan ideal
5. Kelola stres
6. Segera atasi masalah medis yang diderita, mungkin diabetes, hipertensi atau kolestrol.
Perlu diingat, siapa saja yang terkena serangan jantung, baik yang bergejala ataupun yang tidak, sama-sama berpotensi besar alami gangguan yang sama di lain hari. Maka dari itu pola hidup sehat menjadi kunci untuk cegah serangan jantung kembali muncul.