poptren

Kisah Pilu Dibalik Wafatnya Putri Raja Bali Raden Ayu Siti Khodijah, Jasadnya Keluarkan Aroma Wangi

Poptren Suara.Com
Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:02 WIB
Kisah Pilu Dibalik Wafatnya Putri Raja Bali Raden Ayu Siti Khodijah, Jasadnya Keluarkan Aroma Wangi
Kisah Pilu Raden Ayu Pemecutan (Istimewa)

Poptren.suara.com - Gusti Ayu Made Rai merupakan putri dari seorang Raja Pemecutan di Bali. Ia juga dikenal dengan nama Raden Ayu Siti Khodijah setelah menikah dengan Raja Bangkalan Madura, pangeran Cakraningrat IV.

Ketika remaja, Gusti Ayu Made Rai menderita sebuah penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Sebagai seorang ayah, Raja Pemecutan berusaha keras untuk menyembuhkan putri kesayangannya itu.

Berbagai cara dilakukan untuk kesembuhan Gusti Ayu, namun tak kunjung berhasil jua. Akhirnya sang raja membuat sebuah sayembara, yang berisi siapapun yang dapat menyembuhkan putrinya, jika perempuan akan diangkat menjadi anak. Jika laki-laki akan dinikahkan dengan putrinya.

Kabar tentang sayembara tersebut, sampai kepada seorang ulama di Yogyakarta, yang mempunyai seorang anak didik yang merupakan Raja di Madura, yang bernama Pangeran Cakraningrat IV. Ulama tersebut meminta Pangeran Cakraningrat IV untuk mengikuti sayembara tersebut. Pangeran ini berhasil menyembuhkan sang putri, ia pun diboyong ke Madura.

Sebelum menikah, Raden Ayu Pemecutan berpindah keyakinan menjadi Islam, mengikuti agama Pangeran Cakraningrat IV. Setelah menjadi mualaf sang putri bergelar Raden Ayu Siti Khotijah. Kemudian sang putri diboyong ke Madura oleh sang pangeran. Suatu ketika Raden Ayu Siti Khodijah pulang ke Bali dan Pangeran Cakraningrat IV memberikan bekal berupa guci, keris dan sebuah pusaka berbentuk tusuk konde yang diselipkan di rambut sang putri. 
 
Di Bali, suatu waktu Raden Ayu Siti Khodijah menunaikan ibadah shalat di Merajan Puri dengan menggunakan mukena. Ketika itu salah seorang Patih di Puri melihat hal tersebut. Para patih dan pengawal kerajaan tidak menyadari bahwa Raden Ayu Siti Khodijah telah memeluk islam dan sedang melakukan ibadah sholat. Mereka menyangka sang putri melakukan ritual ilmu hitam dan melaporkan hal ini ke Raja. Sang Raja yang mendengarkan hal itu menjadi murka lantaran ia tidak megetahui bila putrinya kini mualaf.

Raja yang salah paham memerintahkan patih untuk membunuh sang putri. Sebelum menghembuskan nafas terakhir sang putri berpesan kepada patih agar tidak membunuhnya dengan senjata tajam karena itu tidak akan berhasil, tapi dengan tusuk konde yang diikat dengan daun sirih serta dililitkan dengan benang tiga warna, merah, putih dan hitam (Tri Datu).

Raden Ayu Siti Khodijah juga berwasiat apabila ia meninggal dari badannya keluar asap, berbau busuk ia boleh dikuburkan di sembarang tempat, namun jika wangi semerbak sang putri meminta agar dibuatkan tempat keramat. Setelah hukuman dilakukan tubuhnya mengeluarkan harum semerbak. Patih dan Raja Pemecutan akhirnya menyesal telah membunuh Raden Ayu Siti Khodijah tanpa tahu kebenaran yang sesungguhnya. Kabarnya hingga kini makam sang putri kerap mengeluarkan aroma wangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI