Poptren.suara.com - Alshad Ahmad, kolektor satwa eksotik dan sepupu dari Raffi Ahmad, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia menghadapi kontroversi setelah tujuh anak harimau yang berada di bawah pengawasannya meninggal. Hal ini memicu pertanyaan dari publik tentang izin penangkaran yang diberikan kepada Alshad.
Alshad dikenal sebagai pecinta satwa dan memiliki penangkaran yang berisi beberapa jenis satwa liar. Harimau Benggala merupakan salah satu satwa yang paling sering muncul di konten YouTube Alshad. Namun, kematian bayi harimau bernama Cenora baru-baru ini memicu kritik dan pertanyaan tentang kelayakan Alshad sebagai pemilik penangkaran.
Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, Harimau Benggala bukan termasuk satwa liar yang dilindungi di Indonesia. Itulah sebabnya Alshad lebih mudah mendapatkan izin memelihara Harimau Benggala dibanding Harimau Sumatera.
Namun, banyak yang mempertanyakan alasan pemerintah memberi Alshad izin memelihara Harimau Benggala, terlebih setelah tujuh anak harimau yang berada di bawah pengawasannya meninggal. Beberapa pihak bahkan meminta agar pemerintah mencabut izin penangkaran milik Alshad.
Kasus ini menyoroti pentingnya keseimbangan antara kebebasan individu dalam memelihara satwa dan perlunya perlindungan dan kesejahteraan satwa. Meski hukum memperbolehkan, namun pertanyaan tentang kesejahteraan dan perlindungan satwa tetap menjadi isu yang penting untuk diperhatikan.