Poptren.suara.com - dr. Richard Lee kali ini menjadi sorotan publik karena berulah dan menyinggung umat Muslim dengan ucapannya. Ia menganggap lafaz Kun Fayakun sama saja dengan mantra Simsalabim yang sering dilontarkan oleh para pesulap.
Buntut dari omongannya itu, sang dokter dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mendukug upaya langkah hukum tersebut.
Lalu, apa sebenarnya arti dan makna dari dua kalimat tersebut?
Kun Fayakun
Kalimat Kun Fayakun merupakan ungkapan yang diketahui oleh banyak umat Muslim. Kun Fayakun menjadi sebuah simbol kalimat tentang bagaimana kebesaran dan keagungan Allah SWT. Bahkan arti Kun Fayakun banyak disebutkan dalam beberapa ayat Al-Quran.
Ungkapan atau arti Kun fayakun terdapat dalam beberapa ayat Al-Quran, seperti surat Al-Baqarah ayat 117, surat Ghafir ayat 68, surat Ali Imran ayat 47, surat Yasin ayat 82, surat Maryam ayat 35 dan surat Al-An'am ayat 73.
Adapun Kun Fayakun memiliki arti "Jadilah maka terjadilah". Jika Allah SWT menghendaki sesuatu, maka apapun dapat terjadi.
Simsalabim
Sementara kata Simsalabim yang kerap disamakan dengan Abrakadabra adalah mantra yang dianggap magis oleh para pesulap dan penyihir di masa lampau.
Baca Juga: Razman Nasution Tolak Mentah-mentah Permintaan Farel Aditya untuk Hadapi dr. Richard Lee
Seorang pesulap terkenal asal Denmark bernama Dante atau The Great Jansen pernah menggunakan kata tersebut dalam acaranya yang bermaksud mengatakan 'ribuan terima kasih'.
Sedangkan dalam budaya Skandinavia lainnya Simsalabim adalah padanan bahasa Swedia untuk kata 'Abrakadabra.'
Abracadabra seperti kita tahu umumnya digunakan sebagai kata magis oleh pesulap. Kata ini juga diyakini berasal dari era Romawi kuno yang diyakini mengandung kekuatan magis.