Kini Nyamuk Bisa Dibasmi dengan Sinar UV

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:14 WIB
Kini Nyamuk Bisa Dibasmi dengan Sinar UV
Peluncuran 'Mosclean' alat pembasmi nyamuk dengan sinar UV LED di Jakarta, Rabu (24/8/2016). (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Nyamuk adalah salah satu hewan yang paling banyak menularkan penyakit di dunia. Bahkan, serangga satu ini dapat menimbulkan risiko kematian dua kali lebih banyak dibandingkan pembunuhan atau terorisme.

Di sepanjang 2016 saja, kasus demam berdarah telah mencapai angka 21.768 dengan kasus kematian mencapai 210 korban. Angka ini bahkan tidak termasuk ancaman penyakit lain, seperti Malaria, hingga yang masih hangat diperbincangkan, yaitu virus Zika.

Oleh karena itu, masalah ini harus membuat kita waspada dan mulai menekankan pembasmian nyamuk di lingkungan sehari-hari. Dan, tahukah Anda jika sinar UV dari lampu Light-Emmitting Diode (LED) bisa membasmi nyamuk dengan lebih aman, karena diklaim tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Apalagi bila dibandingkan dengan alat pembasmi nyamuk tradisional, seperti obat nyamuk semprot, bakar, atau listrik yang menggunakan bahan kimia berbahaya, seperti pestisida.

"Perangkap nyamuk dengan UV LED bahkan bisa menangkap lebih banyak nyamuk penyebar virus Malaria, Demam Berdarah, hingga Zika, jika dibandingkan dengan produk-produk pembasmi nyamuk lainnya," kata Lee Junsub, Marketing Director dari Seoul Viosys, dalam Peluncuran Mosclean di Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Ini dikarenakan, UV LED dilengkapi dengan lapisan yang menghasilkan karbon dioksida melalui proses katalitik, yang membuatnya mirip dengan suhu manusia yang disukai oleh nyamuk. Selain itu, kata Lee Junsub, teknologi ini juga memiliki kombinasi cahaya khusus yang diatur dalam jangkauan visual maksimal yang sangat efektif menangkap nyamuk.

Ia juga menyebutkan bahwa UV LED bisa mengurangi penyebaran penyakit mematikan dan memiliki kemungkinan untuk memusnahkan penyakit tersebut. Cahaya UV juga memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dibandingkan dengan cahaya kasat mata, sehingga efisien dalam membunuh bakteri dan mencegah mikroorganisme untuk berkembangbiak serta mencemarkan air.

"UV LED juga memungkinkan manusia untuk mendapatkan akses air bersih dan murni dan bahkan dapat digunakan untuk menghilangkan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh nyamuk," kata dia lebih lanjut.

Melihat manfaat UV LED untuk membasmi nyamuk dengan nyaman dan menjaga kesehatan manusia dengan lebih baik, sebuah perusahaan yang berfokus pada bidang UV LED asal Korea, Seoul Viosys, menciptakan alat pembasmi nyamuk yang dinamakan 'Mosclean'.

Eom Hoonsik, Pricipal Engineering Seoul Viosys, menjelaskan alat yang dijual dipasaran sekitar Rp500 ribuan ini, memanfaatkan sinar UV yang digemari nyamuk, serta teknologi motor penggerak kipas yang mampu menarik nyamuk masuk ke dalam perangkap. Dengan tekonologi ini, nyamuk akan dimusnahkan dengan menggunakan udara panas yang dihasilkan.

"Alat ini dipastikan mampu menarik nyamuk hingga empat kali lebih banyak dan kuat dibandingkan dengan perangkap serangga tradisional. Selain itu, dengan UV LED, pengguna tidak akan terpapar bahaya bahan kimia dan lebih efisien dalam pemakaian daya, yakni hanya empat watt, serta tahan lama," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Tipe Orang Ini Lebih Disukai Nyamuk

Lima Tipe Orang Ini Lebih Disukai Nyamuk

Health | Senin, 25 Juli 2016 | 11:22 WIB

Cara Efektif Gunakan Obat Nyamuk Semprot

Cara Efektif Gunakan Obat Nyamuk Semprot

Health | Kamis, 16 Juni 2016 | 11:04 WIB

Bahan Alami Ini Efektif Tangkal Gigitan Nyamuk

Bahan Alami Ini Efektif Tangkal Gigitan Nyamuk

Health | Kamis, 02 Juni 2016 | 07:16 WIB

Terkini

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:27 WIB

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:22 WIB

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:07 WIB

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:05 WIB

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:59 WIB

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:44 WIB

×