Sharp Rilis Dua Produk Baru Berteknologi J-Tech Inverter

Dythia Novianty

Rabu, 17 Mei 2017 | 15:25 WIB
Sharp Rilis Dua Produk Baru Berteknologi J-Tech Inverter
Lemari pendingin Sharp berteknologi J-Tech Inverter diluncurkan di Jakarta, Rabu (17/5/2017). [PT SHARP Electronics Indonesia]

Suara.com - Perkiraan BPS akan meningkatnya kaum urban di Indonesia hingga 56,7 persen di tahun 2020 mendatang, mendorong PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) kembali meluncurkan dua produk elektronik terbaru. Keduanya didesain lebih gaya dan modern serta dibenamkan teknologi J-Tech Inverter, yakni lemari es dan AC.

Teknologi ramah lingkungan semakin disukai para konsumen di Indonesia.

“Kedua produk J-Tech Inverter menjadi jawaban kesiapan Sharp dalam memenuhi kebutuhan ini,” ujar Shinji Teraoka, President Director PT SHARP Electronics Indonesia, seperti dalam keterangan resminya, Rabu (17/5/2017).

Produk lemari es terbaru itu dibenamkan teknologi J-Tech Inverter, dilengkapi dengan beberapa keunggulan. Dari sisi hemat energi, teknologi J-Tech Inverter dikenal mampu menggabungkan sistem pendingin dan kompresor sehingga dapat menyesuaikan dingin sesuai kebutuhan konsumen.

Kemampuan untuk menstabilkan suhu dalam waktu singkat dan sistem operasi yang terperinci memudahkannya untuk mengatur suhu secara optimal. Agar tetap nyaman, J-Tech Inverter juga dilengkapi fitur yang mampu meredam suara dan getaran.

Lemari pendingin lima pintu ini didesain minimalis, stylish dan modern. Konsumen diberikan dua pilihan warna, hitam dan silver.

Sederet fungsi pun disiapkan untuk memudahkan siapapun yang memakainya. Sebut saja frex room atau ruang multi temperatur yang mampu mengatur suhu sesuai dengan jenis makanannya dengan empat fungsi berbeda.

Menariknya, lemari pendingin ini terdapat hidden water dispenser, yang dibuat menyatu dan tersembunyi sehingga menimbulkan kesan elegan. Dengan sensor sentuh, dispenser yang dapat menampung hingga 4 liter air ini akan secara otomatis terbuka.

Teknologi hybrid cooling system dan ion plasmacluster kembali dibenamkan agar terhindar dari bakteri jahat. Tak hanya itu, lemari pendingin setinggi 1,85 meter ini juga dilengkapi fitur touch control panel yang mampu mengatur kinerja lemari es serta menyalakan dan mematikannya hanya dengan sentuhan jari.

baca juga

Fitur auto ice making dengan pilihan crystal clear ice akan menjaga kualitas es yang lebih padat dan menjaga rasa minuman lebih lama.

“Selain ramah lingkungan dan fitur yang jauh lebih canggih, kapasitas lemari es ini juga menjadi andalan karena keduanya memiliki daya tampung lebih besar, yaitu 758 liter untuk tipe silver dan 768 liter untuk tipe hitam,” jelas Andrew Gultom, Product Strategy Group Assistant General Manager PT SHARP Electronics Indonesia.

Saat ini, lemari es milik Sharp telah menempati market share sebesar 25,7 persen. Pangsa pasar untuk lemari es 4-door above memiliki peluang yang cukup besar.

“Dengan hadirnya lemari es 4-door above ini terutama melalui teknologi J-Tech Inverter, Sharp menargetkan untuk menguasai lebih dari 55 persen pangsa pasar,” tambah Andrew.

Sementara untuk produk AC milik Sharp, teknologi J-Tech Inverter juga dilengkapi keunggulan yang tak jauh berbeda, meliputi strong cooling, healthy cooling, durable cooling, dan eco cooling.

AC ini mampu meminimalisir ketahanan udara sehingga kipas cross flow-nya mampu mengisi aliran udara ruangan secara maksimal hingga 30 persen. Pendinginan juga dibantu dengan 14°C lowest temp, yaitu pengaturan hingga 14 derajat yang mampu mendinginkan udara lebih cepat.

Teknologi lain yang juga dibenamkan pada AC milik Sharp adalah healthy cooling melalui teknologi ion plasmacluster. Fitur comforting bed lamp berupa lampu LED yang terangnya kurang dari 500 lux sehingga dapat menambah kenyamanan istirahat konsumen dan tentunya mempermanis hunian.

Kondisi market share AC Sharp saat ini telah menduduki posisi sebesar 16,8 persen secara keseluruhan. Meski dalam pasar kontribusi teknologi inverter baru mencapai 2,7 persen, namun kontribusi AC SHARP J-Tech Inverter saat ini telah mencapai 4,4 persen dengan total market share 25,6 persen.

Kedua produk ini akan segera dipasarkan dalam waktu dekat. Lemari es J-Tech Inverter diestimasikan akan dijual dengan kisaran harga Rp27 juta untuk warna silver dan Rp37 juta untuk warna hitam. Sementara untuk produk AC J-Tech Inverter kisaran harganya lebih beragam dengan harga Rp5 juta hingga Rp8,6 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambut Puasa, Sharp Luncurkan Mesin Berkapasitas Jumbo

Sambut Puasa, Sharp Luncurkan Mesin Berkapasitas Jumbo

Tekno | Kamis, 27 April 2017 | 06:58 WIB

Dirut SEID Ucapkan Selamat Tinggal setelah Satu Dekade Memimpin

Dirut SEID Ucapkan Selamat Tinggal setelah Satu Dekade Memimpin

Press Release | Rabu, 12 April 2017 | 13:35 WIB

Target 2017, Sharp Masuk Bisnis Online

Target 2017, Sharp Masuk Bisnis Online

Tekno | Rabu, 25 Januari 2017 | 22:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×