Rektor Bidang Riset: UI harus Tingkatkan Produk untuk Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 01 September 2018 | 06:57 WIB
Rektor Bidang Riset: UI harus Tingkatkan Produk untuk Masyarakat
Ilustrasi penelitian. (Shutterstock)

Suara.com - Universitas Indonesia (UI), kini masih tercatat sebagai universitas paling produktif menghasilkan publikasi di Indonesia. UI sempat meraih penghargaan sebagai institusi dengan "Produktivitas Publikasi Tertinggi" dalam kategori Perguruan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH ).

Walau demikian, Rektor IIII UI Bidang Riset dan Inovasi, Rosari Saleh, mengatakan, kontribusi civitas academica, yang membawa nama Indonesia di pemeringkatan universitas QS World University Rankings harus terus ditingkatkan. Salah satunya dengan lebih menguatkan usaha merealisasikan output riset dalam bentuk hasil produk.

Penghargaan Produktivitas Publikasi Tertinggi sendiri diberikan pada "Science and Technology Index (Sinta) Award" oleh Kemenristekdikti, di Jakarta, Juli lalu.

Kemenristekdikti via SINTA mencatat, jumlah publikasi internasional UI yang terindeks di Scopus pada 2004 - Agustus 2018, ada 8.895 dokumen. Menurut database Scopus, pada kurun waktu yang sama, jumlah publikasi UI mencapai 9.343 dokumen.

“Riset dan inovasi harus terus memperlihatkan output atau hasil produk nyata yang berguna buat orang banyak, supaya kita bisa membuktikan diri bahwa kita bukan ‘macan kertas’,” ujar Rosari, dalam diskusi terbatas dengan Pokja Wartawan, di Depok, Kamis (30/8/2018).

Rilis ini diedarkan kepada sejumlah media, Sabtu (1/9/2018).

Saat ini, UI sedang menjalankan Quintuple Helix, yaitu riset dan inovasi, yang pada dasarnya merupakan pengembangan dari model triple helix, dengan menambahkan masyarakat (civil society) dan lingkungan alam (ecology) dalam mencapai visi UI dan masyarakat madani yang berbudaya, dengan pemanfaatan sains dan teknologi (techno-scientific cultural society).

“Sasaran akhir kita, mengerahkan kemampuan riset dan inovasi agar sustainable nation terwujud,” ujarnya.

Rosari menambahkan, sejumlah penelitian UI yang sudah dipublikasikan dalam jurnal internasional, terindeks di Scopus. Penelitian-penelitian itu sudah banyak terealisasi dalam produk nyata yang bisa berguna untuk masyarakat.

Beberapa diantaranya adalah penemuan Implan Glaukoma, yang dihasilkan dari penelitian Dr. dr. Virna Dwi Oktariana, SpM(K), yang terbukti bisa menurukan patogenesis khas glaukoma pada pasien diabetes. Glaukoma, saat ini menjadi penyebab kebutaan kedua di dunia setelah katarak.

UI juga mengembangkan Automatic Tele health Machine Sehat (ATM SEHAT) untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan kesehatan. ATM SEHAT sudah dikerjasamakan Direktorat Inovasi dan Inkubasi Bisnis UI untuk digunakan di semua desa Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Apa Itu Dana Abadi UI? Momen Pengenalannya Sempat Bikin Salah Paham

Apa Itu Dana Abadi UI? Momen Pengenalannya Sempat Bikin Salah Paham

Lifestyle | Senin, 15 September 2025 | 16:28 WIB

Jejak Kontroversi Rektor UI dan Alasan Diteriaki Zionis

Jejak Kontroversi Rektor UI dan Alasan Diteriaki Zionis

News | Senin, 15 September 2025 | 12:05 WIB

Viral Rektor UI Diteriaki 'Zionis', Buntut Undang Pembela Genosida Israel?

Viral Rektor UI Diteriaki 'Zionis', Buntut Undang Pembela Genosida Israel?

News | Minggu, 14 September 2025 | 16:56 WIB

Duduk Perkara Rektor UI Disoraki 'Zionis' di Acara Wisuda, Gegara Undang Tokoh Pro-Israel?

Duduk Perkara Rektor UI Disoraki 'Zionis' di Acara Wisuda, Gegara Undang Tokoh Pro-Israel?

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2025 | 17:57 WIB

Latar Belakang Pendidikan Rektor UI Heri Hermansyah, Ramai Diteriaki 'Zionis' saat Acara Wisuda

Latar Belakang Pendidikan Rektor UI Heri Hermansyah, Ramai Diteriaki 'Zionis' saat Acara Wisuda

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2025 | 17:43 WIB

Siapa Rektor UI Sekarang? Viral Diteriaki 'Zionis' saat Acara Wisuda

Siapa Rektor UI Sekarang? Viral Diteriaki 'Zionis' saat Acara Wisuda

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2025 | 13:23 WIB

Yulianti PhD Jadi Perempuan Pertama yang Duduk sebagai Dekan FEB UI

Yulianti PhD Jadi Perempuan Pertama yang Duduk sebagai Dekan FEB UI

Bisnis | Jum'at, 30 Mei 2025 | 16:55 WIB

UI Minta Bahlil Revisi Disertasi Bukan Batalkan, Rektor: Kita Membina Bukan Membinasakan

UI Minta Bahlil Revisi Disertasi Bukan Batalkan, Rektor: Kita Membina Bukan Membinasakan

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 23:54 WIB

Profil dan Biodata Heri Hermansyah, Pernah Jadi Guru Besar Termuda Kini Rektor UI Periode 2024-2029

Profil dan Biodata Heri Hermansyah, Pernah Jadi Guru Besar Termuda Kini Rektor UI Periode 2024-2029

Lifestyle | Senin, 23 September 2024 | 15:22 WIB

Terkini

Strategi ACC Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Solusi Finansial

Strategi ACC Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Solusi Finansial

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 14:48 WIB

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 14:43 WIB

Kenapa Sepatu Lari Berwarna Mencolok dan Terang? Alasannya Lebih dari Sekadar Gaya-gayaan

Kenapa Sepatu Lari Berwarna Mencolok dan Terang? Alasannya Lebih dari Sekadar Gaya-gayaan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 14:31 WIB

Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis

Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:30 WIB

Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan

Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 14:24 WIB

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 14:17 WIB

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:15 WIB

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 14:14 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

×