Jangan Lewatkan Pameran Seni Interlude di Sini

Silfa Humairah Utami
Jangan Lewatkan Pameran Seni Interlude di Sini
Pullman Jakarta Central Park menggelar pameran seni ke-6 Interlude dengan menghadirkan karya seni lukisan dan patung seniman asal Bandung, Yogie A Ginanjar dan Erwin Windu Pranata. (Suara.com/Ririn Indriani)

Apa aja sih yang ditampilkan pameran seni ke-6 Interlude?

Suara.com - Pullman Jakarta Central Park menyelenggarakan acara pameran seni ke-6 Interlude, memamerkan karya seni berupa lukisan dan patung oleh seniman asal Bandung, Yogie A Ginanjar dan Erwin Windu Pranata.

Pullman Jakarta Central Park akan menggelar acara pameran seni tahunan yang ke-6 dengan tema Interlude, memamerkan karya seni berupa lukisan dan patung yang dibuat oleh seniman kenamaan asal Bandung, Yogie A Ginanjar dan Erwin Windu Pranata dari Bandung.

Kata Interlude sendiri memiliki makna ‘intervensi jeda waktu’, ‘jeda diantara satu ke lainnya’, yang merefleksikan kecenderungan dua gaya karya yang berbeda. Erwin dengan beragam pahatan dan patung dengan estetika yang menarik dan instalasi karya di dinding, dan Yogie dengan karya terbarunya yang berupa lukisan semi-abstrak.

Interlude merupakan proses kronologi, dimana kedua seniman mengekspresikan keadaan perubahan yang mereka alami, mereka membagikan pengalaman baru yang mereka temukan di luar zona nyaman mereka, melalui penggunaan visual dan medium baru.

Konferensi pers Pameran Seni ke-6 Interlude di Pullman Jakarta Central Park yang dihadiri oleh Kurator pameran, Axel Ridzky, Rhys Challenger, General Manager Pullman Jakarta Central Park, Garth Simmons, Chief Operating Officer AccorHotels Indonesia,Malaysia dan Singapura, bersama kedua seniman Erwin Windu Pranata dan  Yogie A Ginanjar, pada Senin (12 November 2018). (Suara.com/Ririn Indriani)
Konferensi pers Pameran Seni ke-6 Interlude di Pullman Jakarta Central Park yang dihadiri oleh Kurator pameran, Axel Ridzky, Rhys Challenger, General Manager Pullman Jakarta Central Park, Garth Simmons, Chief Operating Officer AccorHotels Indonesia,Malaysia dan Singapura, bersama kedua seniman Erwin Windu Pranata dan Yogie A Ginanjar, pada Senin (12 November 2018). (Suara.com/Ririn Indriani)

Garth Simmons, Chief Operating Officer, AccorHotels Indonesia,Malaysia and Singapore menyatakan pameran seni ini merupakan bagian dari perayaan tahun ke 25 AccorHotels grup di Indonesia, dan melalui kegiatan ini AccorHotels ingin membantu meningkatkan tingkat apresiasi seni di Indonesia dan memberikan penghargaan kepada para seniman atas karya-karya luar biasa yang telah mereka ciptakan.

"Melalui lukisan dan patung, kedua seniman memamerkan hasil dari proses pencarian mereka, dimana mereka menemukan gaya lain dalam menciptakan karya yang ternyata sangat mereka nikmati. Hasil dari proses pencarian mereka ini dituangkan dalam karya semi dan abstrak murni, yang juga berkaitan dengan karya-karya kontemporer yang telah ada di Pullman Jakarta Central Park," katanya.

Pullman Jakarta Central Park telah beberapa kali mengadakan acara pameran seni selama beberapa tahun terakhir, sebagai bagian dari inisiatif Pullman Brand, yakni untuk membawa intrik budaya dan kecerdikan visual di ruang komunal yang ada di Hotel.

Rhys Challenger, General Manager, Pullman Jakarta Central Park menambahkan, “Acara ini merupakan kali ke-6 diadakan di Pullman Jakarta Central Park. Dengan tema Interlude, kegiatan pameran ini merupakan perwujudan dari dukungan kami terhadap seniman-seniman lokal yang sedang berkembang, dan membantu memperkenalkan karya-karya luar biasa mereka ke khalayak yang lebih luas lagi.

Pameran seni Interlude oleh Pullman Jakarta Central Park terbuka bagi khalayak umum mulai dari 13 hingga 24 November di L Floor, dan seluruh karya yang dipamerkan dapat dibeli.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS