Berburu Produk Kerajinan Nusantara di Pameran Crafina 2018

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia
Berburu Produk Kerajinan Nusantara di Pameran Crafina 2018
Pameran Crafina 2018 cocok untuk berburu kerajinan nusantara. (Suara.com/Firsta Nodia)

Pameran Crafina 2018 menyajikan produk kerajinan nusantara unggulan.

Suara.com - Ingin mencari produk kerajinan nusantara tanpa perlu jauh-jauh ke daerah asalnya, datang saja ke pameran Crafina 2018 yang berlangsung mulai 10-14 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Dalam pameran yang telah dihelat ke-11 kalinya ini, pengunjung akan dimanjakan dengan produk kerajinan unggulan yang dihasilkan oleh para produsen dan pengrajin dari seluruh Indonesia.

Thamrin Bustami, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat ASEPHI (Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia) dalam sambutannya mengatakan, pameran yang diinisiasi bersama Mediatama Binakreasi ini akan memanjakan para stakeholder industri kerajinan Indonesia dengan deretan produk-produk unggulan sebagai trendsetter kerajinan nusantara.

"Dengan tema 'From Natural Resources to Creative Product for Lifestyle', pameran ini akan menampilkan berbagai produk kerajinan terbaik persembahan anak negeri, di antaranya produk fashion unggulan meliputi batik, tenun, songket, serta produk kerajinan tangan lainnya seperti aksesoris, perhiasan, perlengkapan dekorasi ruangan dan lainnya," ujar Thamrin dalam pembukaan Crafina 2018 di JCC Senayan, Rabu (10/10/2018).

Ia menambahkan, pemanfaatan dan penggunaan produk kerajinan saat ini sudah menjadi tren lifestyle negara-negara berkembang di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Untuk tahun ini, Crafina menggandeng lebih dari 400 perusahaan kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.

"Dengan jumlah peserta tersebut menunjukan bahwa UKM kerajinan Indonesia telah mampu berkembang dan mandiri serta mampu bersaing dengan negara-negara lain. Selama pameran ini ditargetkan transaksi ritel dan kontak dagang Crafina tahun ini mencapai Rp 20 miliar, dan jumlah pengunjung mencapai 40.000 orang," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla mengapresiasi upaya ASEPHI yang terus konsisten membangun kerajinan nusantara. Menurut Mufidah, industri kerajinan merupakan bagian dari ekonomi kreatif yang cepat berkembang dan cukup strategis karena sangat dekat dengan keseharian rakyat Indonesia.

Pameran Crafina 2018 cocok untuk berburu kerajinan nusantara. (Suara.com/Firsta Nodia)
Pameran Crafina 2018 cocok untuk berburu kerajinan nusantara. (Suara.com/Firsta Nodia)

"Usaha kreatif ini bisa menjadi andalan penghasilan masyarakat dengan pemanfaatan sumber daya lokal. Kewajiban kita-lah untuk menjaga dan memperkaya keberagaman kerajinan di negara kita," tambah Mufidah.

Selain pameran produk kerajinan nusantara hingga kain batik, pengunjung juga bisa mengikuti berbagai acara menarik seperti Talkshow Styling Wastra Nusantara bersama Yudha Perdana (textile consultant), Demo Brewing Kopi Indonesia bersama Ardian Maulana (Direktur iBREW), workhsop Daur Ulang Koran Bekas & Daur Ulang Sisa Kain bersama Gawekoe.art, Belajar Membatik bersama Sanggar Batik Kembang Mayang hingga mengikuti beragam pertunjukan hiburan dan mencicipi aneka kuliner nusantara.

Tertarik mencari kerajinan nusantara di pameran Crafina 2018, labar baiknya, untuk memasuki pameran ini Anda tak akan dipungut biaya alias gratis, lho!

Pameran Crafina 2018 cocok untuk berburu kerajinan nusantara. (Suara.com/Firsta Nodia)
Pameran Crafina 2018 cocok untuk berburu kerajinan nusantara. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS