Satgas P2PSR Dorong Pelaksanaan Program Perumahan di Daerah

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:42 WIB
Satgas P2PSR Dorong Pelaksanaan Program Perumahan di Daerah
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap membangun Jalan Trans Maluku sepanjang 914 Km di Pulau Seram, Provinsi Maluku. (Dok PUPR)

Suara.com - Direktorat Jenderal  Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) telah membentuk Satuan Tugas Pengawasan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah (Satgas P2PSR) untuk mendorong terlaksananya Program Satu Juta Rumah bagi masyarakat di Indonesia.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Moch. Yusuf Hariagung menyatakan, Satgas PSPSR memiliki peran penting dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

“Satgas PSPSR dapat membantu memecahkan masalah antara lain menindaklanjuti pengaduan masyarakat dan debottlenecking pelaksanaan pembangunan PSR yang dibiayai APBN dan non APBN,” ujarnya, dalam rapat kerja Program Sejuta Rumah di Gorontalo, beberapa waktu lalu. 

Pembentukan Satgas tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Nomor 53/KPTS/DR/2018 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah pada 26 April 2018.

Hal itu juga sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015 – 2019, sehingga perlu dibentuk Satgas untuk mendorong pelaksanaan proyek satu juta rumah yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional.

Adapun susunan keanggotaan Satgas P2PSR terdiri dari tiga tim, yakni pengarah, tim satgas dan sekretariat. Untuk pengarah terdiri dari ketua pengarah, yakni Dirjen Penyediaan Perumahan, dan beranggotakan Dirjen Pembiayaan Perumahan, Dirjen Cipta Karya, Dirjen Bina Kontruksi dan Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR.

Selanjutnya tim satuan tugas yang diketuai Tenaga Ahli Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air, Ir Lucky H Korah, M.Si, yang beranggotakan 13 orang. Selain itu, ada tim sekretariat yang diketuai oleh Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Dr. Dadang Rukmana SH, CES, DEA, yang beranggotakan 12 orang.

Sekretariat Satgas P2PSR saat ini, berada di Gedung G, Lantai 8 Kampus, KemenPUPR, di Jalan Pattimura Nomor 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan, mereka pun bertugas untuk menindaklanjuti berbagai pengaduan dari masyarakat di bidang perumahan.

“Pembentukan Satgas  ini juga untuk menjawab kegalauan para pengembang perumahan dan masyarakat, termasuk pemda, terkait banyaknya pengaduan di lapangan terkait kualitas rumah yang dibangun. Satgas ini juga menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan rumah dan benar-benar melakukan pengecekan di lapangan terkait pembangunan rumah bagi masyarakat. Jangan main-main dengan proyek satu juta rumah ini. masyarakat masih banyak membutuhkan hunian yang layak,” tandasnya.

baca juga

Sementara itu, Ketua Satgas P2PSR, Lucky H. Korah menerangkan, tugas Satgas P2PSR antara lain pengawasan dan pengendalian program satu juta rumah, evaluasi pelaksanaan kebijakan program satu juta rumah, menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait kondisi rumah yang rusak/tidak berkualitas, menindaklanjuti pengaduan badan hukum atau masyarakat terkait perijinan, menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait kondisi infrastuktur pendukung perumahan.

“Kami juga siap melakukan investigasi terhadap pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat. Kami juga akan membuatkan laporan atas hasil investigasi kepada Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan serta memfasilitasi penyelesaian permasalahan dan hambatan yang ada dengan pihak terkait,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Istiqlal Direnovasi, Waskita Karya Ditunjuk Jadi Kontraktor

Masjid Istiqlal Direnovasi, Waskita Karya Ditunjuk Jadi Kontraktor

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2019 | 15:41 WIB

Himperra Bagikan Rumah Subsidi Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu

Himperra Bagikan Rumah Subsidi Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2019 | 12:05 WIB

Hadapi Musim Mudik, Pemerintah Pasang Tiang Pancang di Tebing Rawan Longsor

Hadapi Musim Mudik, Pemerintah Pasang Tiang Pancang di Tebing Rawan Longsor

Jawa Tengah | Kamis, 02 Mei 2019 | 11:31 WIB

Sediakan Rumah bagi MBR, Program Satu Juta Rumah Terus Digalakkan

Sediakan Rumah bagi MBR, Program Satu Juta Rumah Terus Digalakkan

Bisnis | Senin, 29 April 2019 | 13:49 WIB

Terkini

Cara Mengenali Tautan Mencurigakan di WhatsApp agar Terhindar dari Penipuan

Cara Mengenali Tautan Mencurigakan di WhatsApp agar Terhindar dari Penipuan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Buka Situs Muncul Logo Chrome, Segera Tutup!

Buka Situs Muncul Logo Chrome, Segera Tutup!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan

Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×