Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 26 Oktober 2026 | 07:46 WIB
Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.200 per dolar AS pekan ini.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan indeks dolar AS serta kenaikan harga minyak mentah global.
  • Faktor geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina dan ketegangan Iran-Amerika Serikat turut menekan pergerakan rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan selam sepekan ini. Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan rupiah berpotensi melemah hingga menyentuh level Rp18.200 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan rupiah tersebut dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah. Selain itu, kondisi geopolitik global juga menjadi salah satu faktor yang berpotensi menekan pergerakan mata uang Garuda.

"Indeks dolar dalam perdagangan di minggu depan kemungkinan range-nya itu di 100.90 sampai di 103.10. Artinya apa? Artinya bahwa di minggu terakhir, di bulan Oktober, kemungkinan indeks dolar ini masih akan terus menguat menuju level 103.10," kata Ibrahim di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Menurut Ibrahim, penguatan indeks dolar AS yang dibarengi kenaikan harga minyak mentah dapat memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah. Kondisi tersebut membuat nilai tukar rupiah berpotensi mengalami pelemahan lebih dalam pada pekan depan.

"Kalau dilihat dari indeks dolar yang menguat, kemudian harga minyak mentah yang menguat, sehingga rupiah melemah kemungkinan di minggu depan ini adalah di Rp18.200. Rp18.200.Salah satu penyebabnya adalah secara geopolitik," ungkapnya.

Ibrahim menjelaskan, salah satu faktor geopolitik yang menjadi perhatian adalah konflik antara Rusia dan Ukraina di Eropa Timur.

Sedikitnya 26 orang tewas dan lebih dari 80 lainnya luka-luka akibat gelombang serangan drone serta rudal Rusia di berbagai wilayah Ukraina, hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang diumumkan Kiev mulai berlaku. [Istimewa]
Ilustrasi gelombang serangan drone serta rudal Rusia di berbagai wilayah Ukraina. [Istimewa]

Situasi tersebut dinilai dapat meningkatkan eskalasi konflik, terutama ketika kedua negara terus melakukan serangan terhadap wilayah masing-masing.

"Geopolitik pertama ini tentang masalah perang di Eropa Timur yang semakin menjadi-jadi di mana Ukraina sudah mempunyai kekuatan persenjataan yang cukup canggih sehingga ada kekuatan yang sama antara Rusia dan Ukraina. Sehingga pada saat Rusia melakukan penyerangan terhadap wilayah-wilayah Ukraina, Ukraina lebih kejam lagi dalam melakukan penyerangan terhadap wilayah-wilayah Rusia. Sehingga kedua negara itu memiliki keseimbangan tentang persenjataan," tuturnya.

Selain konflik Rusia dan Ukraina, Ibrahim juga menyoroti ketegangan yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Ia menilai situasi di kawasan tersebut berpotensi berkembang menjadi konflik militer yang lebih besar.

baca juga

Apalagi, keberadaan pasukan dalam jumlah besar di kawasan perbatasan Iran dengan Oman sebagai salah satu perkembangan yang perlu diperhatikan.

"Artinya apa? Bahwa kemungkinan besar akan terjadi perang besar, perang darat antara Iran dan Amerika tinggal menunggu waktu saja. Karena di perbatasan Iran dengan Oman itu sudah menumpuk pasukan yang cukup besar. Ribuan pasukan itu sudah ada di perbatasan tinggal menunggu waktu saja" tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Ditutup Berbalik Perkasa, Tapi Masih di Level Rp17.900

Rupiah Ditutup Berbalik Perkasa, Tapi Masih di Level Rp17.900

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Masuk Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Daftar Lengkapnya

Rupiah Masuk Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Balik Arah, Rupiah Merosot Nyaris Rp18.000/USD

Balik Arah, Rupiah Merosot Nyaris Rp18.000/USD

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:30 WIB

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:19 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pilihan yang Bisa Jadi Pilihan

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pilihan yang Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

×