Sanitasi Rendah Sebabkan Stunting, Amartha Luncurkan Program Desa Sejahtera

Vania Rossa

Jum'at, 27 September 2019 | 18:11 WIB
Sanitasi Rendah Sebabkan Stunting, Amartha Luncurkan Program Desa Sejahtera
Fintech Amartha Luncurkan Program Desa Sejahtera. (Dok. Amartha)

Suara.com - Kualitas sanitasi yang buruk memberikan dampak bagi kesehatan keluarga, utamanya pada bayi dan anak. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab stunting atau keadaan di mana anak tidak dapat tumbuh dengan normal karena faktor kekurangan gizi atau lingkungan. Data Kementerian Kesehatan 2018 menunjukkan bahwa satu dari tiga balita di Indonesia menderita stunting, dengan jumlah mencapai tujuh juta jiwa.

Mirisnya, menurut data Survei Ekonomi dan Nasional Badan Pusat Statistik 2018, masih ada 27% rumah tangga di pedesaan yang tidak memiliki jamban sendiri. Sekitar 30% rumah tangga di pedesaan tidak memiliki tangki septik sebagai tempat akhir pembuangan tinja. Bahkan, 22% rumah tangga di pedesaan terbiasa mengubur tinja di dalam lubang tanah. Data Kementerian Kesehatan per November 2018 juga turut mencatat sebanyak 26% rumah tangga di Indonesia tidak memiliki akses sanitasi bersih.

Lebih lanjut, Unicef memperkirakan bahwa setidaknya terdapat seribu anak di bawah lima tahun yang meninggal setiap harinya karena kualitas sanitasi yang buruk.
Melalui perbaikan sanitasi, diperkirakan angka stunting dapat menurun hingga 17-27%. “Selain karena gangguan nutrisi di awal seribu hari kehidupan anak, sanitasi buruk di sekitar lingkungan tumbuh anak juga bisa menjadi faktor terjadinya stunting. Anak bisa rentan terkena infeksi atau diare yang dapat membuat energi untuk tumbuh kembang menjadi teralihkan" kata dr. Twinda Rarasati dalam acara Amartha Impact Talk vol.2 yang diadakan oleh perusahaan fintech PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha.

Kualitas sanitasi yang berdampak kepada stunting secara tidak langsung memengaruhi kondisi ekonomi keluarga. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa anak penderita stunting, ketika tumbuh dewasa akan berpenghasilan 20% lebih rendah daripada anak yang tumbuh optimal. Masalah stunting di Indonesia juga menurunkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp300 Triliun.

Memiliki visi mewujudkan kesejahteraan merata bagi Indonesia, perusahaan fintech PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha berkolaborasi dengan Rumah Zakat, meluncurkan program Desa Sejahtera Amartha pada acara Amartha Impact Talk Vol.2 yang digelar di Kantor Pusat Amartha, Jakarta pada Rabu (25/09). Kolaborasi ini merupakan upaya untuk memperbaiki masalah sanitasi dengan membangun sumber air bersih dan sarana sanitasi untuk masyarakat di pedesaan.

“Masyarakat di desa belum memiliki pengetahuan dan fasilitas yang menunjang untuk sanitasi. Tanpa disadari, hal ini kerap menyebabkan mereka rentan terhadap penyakit. Melalui kolaborasi Amartha dan Rumah Zakat, kami akan membantu memenuhi persediaan sumber sumber air bersih dan sarana sanitasi umum dengan membangun water well komunal, serta mengedukasi tentang pentingnya sanitasi. Harapannya, dengan sanitasi yang baik, masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif,” kata Chief Risk and Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

CEO Rumah Zakat Nur Effendi mengungkapkan bahwa Rumah Zakat menyambut baik kolaborasi dengan Amartha dalam program Desa Sejahtera Amartha. “Melalui program ini, Rumah Zakat berupaya agar masyarakat di desa juga punya fasilitas sanitasi yang memadai. Kami berupaya agar setiap keluarga memiliki sarana sanitasi yang sehat dan mandiri agar mereka mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Nur Effendi yang juga menjadi pembicara di acara Amartha Impact Talk vol.2.

Pada tahap pertama, Program Desa Sejahtera Amartha akan dijalankan di tiga desa binaan Amartha di wilayah Cirebon, Jawa Barat. Sumber air bersih dan sanitasi yang dibangun akan memenuhi kebutuhan sanitasi 400 jiwa dari 100 keluarga. Toilet bersama ini tidak hanya dirancang agar penduduk desa bisa mandi dan buang air dengan bersih, tapi juga menyediakan tempat khusus untuk mencuci pakaian dan perabot rumah. Selama ini penduduk desa cenderung mandi, buang air, mencuci baju hingga perabotan rumah di tempat yang sama. Hal inilah yang diduga membuat anak dari perempuan yang sedang mengandung berpotensi menderita stunting.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Stunting, Prabowo Khawatir Kuli Priok Kalah dengan Kuli di China

Singgung Stunting, Prabowo Khawatir Kuli Priok Kalah dengan Kuli di China

News | Kamis, 26 September 2019 | 19:23 WIB

Fintech Ini Bantu Perempuan Kuasai Pengelolaan Uang di Era Digital

Fintech Ini Bantu Perempuan Kuasai Pengelolaan Uang di Era Digital

Lifestyle | Kamis, 26 September 2019 | 19:21 WIB

Demi Kesetaraan, Sri Mulyani Minta Fintech Blusukan ke Pelosok Indonesia

Demi Kesetaraan, Sri Mulyani Minta Fintech Blusukan ke Pelosok Indonesia

Bisnis | Senin, 23 September 2019 | 16:55 WIB

Terkini

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×