Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Iwan Supriyatna

Kamis, 16 Januari 2020 | 15:54 WIB
Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata
Ilustrasi popok bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Popok bayi bekas rupanya bisa didaur ulang menjadi pokbrick (batu bata dari bahan popok bekas) dan bahkan bisa jadi minyak bakar sebagai substitusi minyak tanah.

Dengan menggunakan mesin hidrotermal atau tanpa metode pembakaran, popok bekas tersebut diproses menjadi fiber dan plastik terlebih dahulu.

Kemudian, fiber diolah menjadi pokbrick. Sedangkan plastik diolah lagi di mesin pyrolysis menjadi minyak bakar.

Daur ulang popok bayi bekas menjadi batu bata maupun minyak bakar tersebut dikerjasamakan antara PT Softex Indonesia dengan Guna Olah Limbah (GOL) selaku perusahaan teknologi pengolahan limbah berbasis riset.

Direktur PT Softex Indonesia, Djali Halim mengatakan, nantinya mesin hidro termal yang dapat mengolah popok bekas pakai menjadi pokbrick dan minyak bakar itu akan ditempatkan di Bank Sampah Bersinar.

"Ini merupakan upaya mengurangi limbah popok agar ramah lingkungan," kata Djali Halim dalam keterangannya, Kamis (16/1/2020).

Banyak orangtua memilih popok sekali pakai yang lebih praktis untuk anaknya. Biasanya orangtua memakaikan popok sekali pakai pada anaknya ketika perjalanan jauh atau tidak memiliki banyak waktu luang untuk mencuci popok kain bayi.

Produk popok sekali pakai memang menawarkan kenyamanan dan kemudahan. Tetapi dilansir oleh Naturallivingideas.com, Anda harus memerhatikan beberapa hal sebelum memakaikan popok sekali pakai pada anak.

Beberapa popok sekali pakai terbuat dari plastik dan racun potensial. Lapisan luar popok seringkali dibuat dari film polietilen yang merupakan bungkus plastik berasal dari minyak bumi atau gas alam.

baca juga

Lapisan dalam terdiri dari polypropylene, polimer termoplastik yang menyerap air. Kandungan ini disintesis dari gas propilena.

Selain itu, popok sekali pakai juga terdiri penyerap dari pulp kayu yang diputihkan dan pewarna sintetis untuk mewarnai popok. Pulp kayu yang diputihkan dengan klorin itulah yang mencemari produk dengan dioksin.

Penelitian tahun 2002, dioksin yang bersifat karsinogenik dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.

Popok sekali pakai bekas akan melepaskan bahan kimia berbahaya ke dalam tanah dan air. Selain itu, dioksin dalam popok juga merupakan polutan organik persisten (POPs) yang terakumulasi dalam tubuh manusia dan memiliki efek buruk pada ekosistem dan satwa liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batu Bata Terbuat dari Sampah Organik Begini Bentuknya

Batu Bata Terbuat dari Sampah Organik Begini Bentuknya

Foto | Selasa, 14 Januari 2020 | 17:00 WIB

Inovatif, Siswa Filipina Berhasil Buat Batu Bata dari Kotoran Anjing Liar

Inovatif, Siswa Filipina Berhasil Buat Batu Bata dari Kotoran Anjing Liar

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 12:10 WIB

Syahnaz Belajar Merawat Bayi, Simak Cara Ganti Popok Bayi Lelaki dan Wanita

Syahnaz Belajar Merawat Bayi, Simak Cara Ganti Popok Bayi Lelaki dan Wanita

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 14:25 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:29 WIB

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:24 WIB

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

×