Pecahkan Rekor, Doktor dari Telin Publikasikan 45 Jurnal Internasional

Dythia Novianty
Pecahkan Rekor, Doktor dari Telin Publikasikan 45 Jurnal Internasional
Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo, Doktor dari Telin pecahkan rekor. [Telin]

Perusahaan TIK tidak dapat bertumpu pada kekuatan perusahaan sendiri saja.

Suara.com - Mahasiswa Program Studi Doctor of Research in Management (DRM) Binus University berhasil menyelesaikan disertasinya dengan judul Kinerja Transformasional pada Bisnis Digital di Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Disertasi atas nama Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo yang merupakan Chief Finance dan Business Partner Officer (CFBPO) di PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), memecahkan rekor luaran jurnal internasional terbanyak mahasiswa S3, dengan jumlah publikasi di jurnal internasional sebanyak 45 jurnal ilmiah.

Promotor utama disertasi ini Prof. Dr. Ir. Sasmoko, M.Pd, dengan co-promotor Firdaus Alamsjah, PhD dan Dr. Elidjen, S.Kom, MinfoCommTech.

Leonardus menemukan bahwa terdapat pergeseran transformasi ke arah bisnis digital, yaitu dari strategi berbasis kekuatan perusahaan (comparative dan competitive advantage) menuju strategi berbasis cooperative advantage atau biasa dikenal dengan strategi co-creation.

"Di era digital, perusahaan TIK tidak dapat bertumpu pada kekuatan perusahaan sendiri saja, melainkan harus berkolaborasi dalam upaya mengoptimalkan peluang, keuntungan, dan mengurangi risiko dengan cara memadukan strategi co-creation dan mengembangkan inovasi di bisnis model," katanya melalui keterangan resminya.

Disertasi ini menemukan bahwa fase transformasi digital industri TIK di Indonesia harus bertumpu pada kompetensi utama unik dari masing-masing perusahaan, sebelum dikembangkan menuju ke arah layanan berbasis platform dan service.

Penelitian ini memberi masukan kepada regulator agar mampu meningkatkan peran regulasi dalam menciptakan ekosistem digital di Indonesia.

Hasil disertasi ini, selain dapat dimanfaatkan oleh regulator, juga memiliki implikasi strategis bagi kalangan korporasi untuk mencapai sustainable growth di era Digital.

Disertasi Leonardus berhasil dipertahankan dalam sidang terbuka pada 21 Januari kemarin, yang dipimpin Prof. Dr. Tirta Nugraha Mursitama, Ph.D, promotor dan co-promotor serta penguji: Prof. Dr. Adler Haymans Manurung, SE., S.H., M.E., M.Comm., ChFC., RFC., CLU., ERMCP, CIMBA, Dr. Ir. Mohammad Hamsal, MSE, MQM., MBA, dan Dr. Jastiro Abi.

Penelitian disertasi ini dilakukan selama hampir 3 tahun sejak April 2017, dan mendapatkan bantuan hibah Penelitian Pascasarjana, skema Penelitian Disertasi Doktor (PPS-PDD) dari Kemenristekdikti pada 2019.

Selama masa penelitiannya, Leonardus menghadiri lebih dari 20 seminar nasional dan international dan mendapat dua kali best paper di Malaysia dan Maldives.

Disertasi ini telah dipublikasikan di 45 jurnal internasional, 41 jurnal diantaranya terindeks Scopus, 3 jurnal internasional bereputasi Q1, book chapter dari buku internasional terbitan Intech Open, UK, 1 text books bidang Management dan inovasi, dan 1 buku monograf.

"Pencapaian Leonardus ini memecahkan rekor publikasi jurnal internasional program doktor di Indonesia yang terbanyak," tutur Prof. Dr. Ir. Sasmoko.

Penyelesaian studi S3 Leonardus juga tergolong cepat dan hasil penelitiannya sangat berguna bagi transformasi digital dan juga bisa menjadi masukan perubahan regulasi ITK saat ini di Indonesia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS