Gaia Parenting Ajak Ibu Muda Belajar Melalui Komunitas di Tengah Pandemi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:52 WIB
Gaia Parenting Ajak Ibu Muda Belajar Melalui Komunitas di Tengah Pandemi
Ilustrasi parenting.

Suara.com - Pandemi Virus Corona di Indonesia setiap harinya semakin melonjak. Hal ini membuat para ibu semakin kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan utama seperti pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang, imunisasi ataupun konsultasi pemenuhan nutrisi bagi buah hati dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Gaia Parenting merupakan komunitas belajar yang bergerak di bidang kesehatan ibu dan anak dimana tergerak untuk membantu para ibu mendapat informasi dan konsultasi kepada dokter spesialis melalui platform digital.

Cara bergabung dengan Komunitas Gaia Parenting sangatlah mudah. Pengguna cukup membuka gaiaparenting.com dari aplikasi browser ponsel pintar, kemudian pengguna dapat group apa yang diinginkan sesuai kebutuhan.

Gaia parenting akan memvalidasi kebutuhan lebih lajut beserta informasi seputar ketersediaan jadwal para pakar.

Setelah pengguna setuju dengan ketentuan layanan, Gaia Parenting akan menambahkan peserta kedalam Komunitas bersama Dokter Spesialis dengan durasi kelas yang disepakati dan peserta menjadi bagian dari komunitas.

Group yang tersedia saat ini yaitu persiapan persalinan normal, tumbuh kembang, masalah pernafasan pada anak, laktasi, makanan pendamping ASI (MPASI) serta seputar Covid19 juga tersedia.

“Kondisi saat ini membuat para ibu cukup kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan. Hal ini dikarenakan adanya anjuran beberapa instansi agar tidak ker rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan bila tidak ada kegawat daruratan. Diharapkan dengan adanya Komunitas Belajar para Ibu bersama Dokter Spesialis, para ibu masih tetap mendapat informasi yang akurat dan aman dari rumah,” ujar Ilzam Nuzulul Hakiki, Co-Founder Gaia Parenting, selaku penggagas komunitas dalam keterangannya, Jumat (14/8/2020).

Saat ini terdapat lonjakan signifikan peserta kelas selama 5 bulan terakhir, dimana telah mencapai angka 5000 member komunitas yang bergabung dari beberapa kelas.

Selain itu telah bergabung Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Konsultan Laktasi, Dokter Spesialis Anak, Vaksinolog, Dokter Spesialis Gigi Anak dan Dokter Spesialis Anak Konsultan Imunulogi dan Alergi.

baca juga

Di tahun 2019, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan mencatat bahwa angka kejadian Stunting (kerdil) di Indonesia masih cukup tinggi di angka 30,8%, underwight (gizi kurang) 16,29% dan wasting (kurus) sebesar 7,44%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Warga Bogor Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 100 Ribu

Awas! Warga Bogor Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 100 Ribu

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 06:15 WIB

Turki Kembali Buka Sekolah pada 21 September

Turki Kembali Buka Sekolah pada 21 September

Video | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:30 WIB

Pakar: Jaga Kesehatan Seksual Sama Pentingnya dengan Kesehatan Tubuh

Pakar: Jaga Kesehatan Seksual Sama Pentingnya dengan Kesehatan Tubuh

Banten | Kamis, 13 Agustus 2020 | 22:05 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×