Simak Cara Jasa Transportasi Online Minimalkan Risiko Penularan Covid-19

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 22 Desember 2020 | 14:23 WIB
Simak Cara Jasa Transportasi Online Minimalkan Risiko Penularan Covid-19
Cara Jasa Transportasi Online Minimalkan Risiko Penularan Covid-19 (Dok. OT)

Suara.com - Dampak Pandemi Covid-19 telah memukul banyak sektor, termasuk jasa transportasi online. Beberapa bulan terakhir seiring dengan pelonggaran PSBB, jasa transportasi online mulai menggeliat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

Prima Protect+, salah satu unit bisnis OT Group yang memproduksi produk-produk sanitasi dan kebersihan, mendukung kampanye New Normal Safer Trip yang bekerja sama dengan Grab Indonesia di daerah Jawa Barat.

Bertempat di Kantor Grab Indonesia cabang Jawa Barat yang berlokasi di Paskal Hyper Square, Bandung, sejumlah mitra pengemudi Grab mengikuti sosialisasi dan pelatihan penerapan protokol kesehatan dalam rangka kampanye “New Normal Safer Trip”. 

Kampanye yang didukung oleh Prima Protect+ ini berlangsung dari bulan Desember 2020 sampai dengan Februari 2021 mendatang. Grand launching kampanyenya sendiri telah dilakukan pada tanggal 17 Desember 2020, juga di Kota Bandung. 

"Hari ini tim Prima Protect+ meresmikan dan memberikan materi pelatihan untuk mitra pengemudi Grab mengenai penerapan protokol kesehatan pada saat mereka berkendara, khususnya ketika bersama dengan penumpang," jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, melalui keterangan tertulis yang Suara.com terima.

Mitra pengemudi diminta untuk terlebih dahulu menyemprot kursi di dalam mobilnya dengan Prima All Surface Disinfectant lalu membersihkan tangan dengan Prima Protect+ Hand Sanitizer Gel. Selain itu, pengemudi dan penumpang juga wajib menggunakan masker. 

Dengan menerapkan protokol kesehatan ini, diharapkan setiap perjalanan menggunakan armada Grab minim resiko penularan Covid-19 sehingga perputaran roda ekonomi tetap berjalan.

"Grab telah dan terus melakukan berbagai upaya untuk melayani pelanggan dengan aman, sekaligus memastikan kesehatan mitra pengemudi. Kami senang dapat bekerja sama dengan Prima Protect+ untuk memastikan higienitas armada GrabCar dan GrabBike agar dapat melayani pelanggan dengan aman, sehingga roda perekonomian terus dapat berputar," jelas Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia.

Selama pandemi, kata dia Grab telah menginisiasi lebih dari 50 program untuk membantu masyarakat, mitra dan UMKM untuk beradaptasi di era new normal, agar mereka dapat #TerusUsaha melalui teknologi Grab yang inklusif, aman dan terpercaya. 

baca juga

Selain memberikan produk sanitasi dan masker kepada puluhan mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar, Prima Protect+ juga menyumbangkan separator untuk meminimalisir penularan C--19. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Akhir Tahun, Satgas-19 Diminta Perketat Razia Protokol Kesehatan

Libur Akhir Tahun, Satgas-19 Diminta Perketat Razia Protokol Kesehatan

Sumut | Selasa, 22 Desember 2020 | 11:42 WIB

Termasuk Rizieq, Kapolri: 91 Orang Tersangka Pelanggaran Prokes di 2020

Termasuk Rizieq, Kapolri: 91 Orang Tersangka Pelanggaran Prokes di 2020

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 11:38 WIB

Kasus Covid-19 Belum Menurun, Pemkab Lebak Perpanjang Masa PSBB

Kasus Covid-19 Belum Menurun, Pemkab Lebak Perpanjang Masa PSBB

Banten | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×