alexametrics

20 Ribu Alquran untuk Warga Kepulaun NTT

Ferry Noviandi
20 Ribu Alquran untuk Warga Kepulaun NTT
Sejumlah santri dari salah satu pondok pesantren di NTT menerima wakaf Alquran dari Badan Wakaf Alquran. [BWA]

Dariwqakaf Alquran ini diharapkan para santri menjadi lebih semangat mempelajari dan membaca Alquran.

Suara.com - Akhir Februrari lalu, Badan Wakaf Alquran (BWA) mendistribusikan sekitar 20 ribu Alquran ke Kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pendistribusian Alquran menggunakan kapal wakaf KLM Armada Bahari Mulya, dibantu oleh para santri Pondok Pesantren Ikhwatul Mukminin yang terletak di Adonara NTT.

"Jumlah 20 ribu Alquran wakaf ini adalah gelombang pertama yang kami kirimkan, masih ada rencana mengirimkan 30 ribu wakaf Alquran," ujar Chief Program Officer BWA,  Hazairin Hasan, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

Penyerahan alquran dari Badan Wakaf Alquran (BWA) ke salah satu pondok pesantren di NTT. [BWA]
Penyerahan alquran dari Badan Wakaf Alquran (BWA) ke salah satu pondok pesantren di NTT. [BWA]

"Jadi masih banyak kesempatan untuk para wakif berwakaf Alquran untuk NTT, kami tunggu di bulan Ramadhan yang akan datang, karena biasanya para wakif berlomba lomba berwakaf di Ramadhan," katanya menambahkan.

Penyaluran wakaf Alquran ini di dilakukan di beberapa kabupaten di NTT seperti Alor, Lembata, Flores Timur dan Kisar.

"Terbanyak di kabupaten Alor sejumlah 15 ribu Alquran, Lembata 4.400 Alquran, Flores Timur 500 Alquran, sisanya untuk Kisar. Jadi penerima manfaatnya adalah 15 ribu KK, 140 TPQ, 134 masjid, 2 pesantren dan 150 majlis taklim,” kata Pemimpin Ponpes Ikhwatul Mukminin, Ustaz Arifudin Anwar.

Wafat Alquran ini dirasa sangat penting dan perlu disalurkan ke NTT. Pasalnya dari pengamatan BWA, banyak Alquran yang rusak karena sering dibaca oleh para santri. Diharapkan, dengan Alquran baru ini para santri dan masyarakat menjadi lebih bersemangat membaca dan memperlajari Alquran.

"BWA berharap kaum muslimin akan lebih paham lagi mengenai arti wakaf, sehingga mereka tidak ragu untuk berwakaf. Bahkan menjadikan wakaf sebagai gaya hidup untuk memberikan solusi terhadap permasalahan saudara-saudara muslimin lainnya," tutur Hazairin Hasan.