Ustaz Maulana Buka Suara Terkait Sertifikasi Halal Produk Rumah Tangga

Risna Halidi

Senin, 17 Mei 2021 | 15:07 WIB
Ustaz Maulana Buka Suara Terkait Sertifikasi Halal Produk Rumah Tangga
Ustaz Nur Maulana [Revi C Rantung/Suara.com]

Suara.com - Sebagai negara dengan jumlah penduduk beragama Islam terbanyak di dunia, Indonesia memiliki kepedulian mendalam terkait label halal atau sertifikasi halal.

Bukan hanya makanan dan produk pangan lainnya, beberapa perusahaan barang juga sudah mulai melirik pentingnya sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Misalnya produk kecantikan, hingga produk fesyen dan peralatan rumah tangga yang satu per satu datang ke pasaran dengan klaim teruji halal.

Lalu, bagaimana pandangan pemuka agama dalam menanggapi maraknya produk yang mengejar sertifikasi halal?

Ustaz Muhammad Nur Maulana mengatakan, seorang Muslim memang wajib mengenal halal haram produk yang digunakan, sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah.

Ustaz yang populer dengan kalimat "Jamaah oh Jamaah" itu lalu menjelaskan bagaimana cara menentukan halal haram suatu produk.

Pertama, kata Ustaz Maulana, adalah dengan melihat zat atau bahan yang digunakan. "Jadi, apakah dia tidak menggunakan sesuatu yang diharamkan," katanya.

Kedua adalah melihat cara atau proses pembuatan, apakah melanggar syariat atau tidak. "Dan yang ketiga adalah bentuk memperolehnya. Nah itu jadi ada tiga, jadi zatnya, prosesnya, dan cara memperolehnya. Apakah mencuri, atau dengan cara yang batil,” kata Ustaz Maulana.

"Jadi boleh saja mungkin halal tapi belum tentu toyyiban. Maka disebut halalan toyiban. Dan liat dulu, dia halal, tapi kadarnya, kadar ukurannya jangan sampai juga bisa membahayakan karena tingkat kadarnya dan cara pemanfaatannya,” tegasnya lagi.

baca juga

Ia lalu mengomentari produk sehari-hari yang biasa digunakan masyarakat tanpa menyadari urusan halal-haramnya, seperti tempat tidur atau kasur.

Kata lelaki kelahiran Makassar, 20 September 1974 itu, benda sesederhana seperti tempat tidur bisa menjadi sarana ibadah. Bagaimana penjelasannya?

“Dalam Islam, ada yang menjadi adab-adab tidur, ada tidur yang mendapatkan pahala, di saat jika seseorang mengikuti aturan adab-adab tidur ataupun syariat tidur. Dan bagaimana fiqih menyikapi tentang tempat tidur, ada tidak tidur di tempat atau sesuatu yang diharamkan? Ada,” tegasnya.

Dikutip dari siaran pers Royal Foam, Ustaz Maulana mengatakan ada bahan yang tidak diperbolehkan untuk tidur, misalnya bahan mengandung zat yang berasal dari hewan seperti babi. Kalau itu terjadi, maka hukum tidur akan menjadi haram.

Terakhir, Ustaz Maulana memberikan tips tidur yang baik menurut ajaran Islam yang bisa dijalankan guna menyempurnakan tidur sebagai bentuk ibadah.

Pertama berwudhu, agar sepanjang tidur senantiasa berada dalam kesuciaan. Kedua, tidur menghadap kiblat, sebagai adab. Dan ketiga, jangan lupa berdoa ketika akan tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok Lebaran, Berikut Niat dan Tata Cara Sholat Idul Fitri

Besok Lebaran, Berikut Niat dan Tata Cara Sholat Idul Fitri

Bogor | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:40 WIB

MUI: Dunia Harus Kutuk Tindakan Tentara Israel yang Biadab!

MUI: Dunia Harus Kutuk Tindakan Tentara Israel yang Biadab!

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 10:34 WIB

Rayakan Idulfitri, MUI Imbau Masyarakat Tetap Waspada Patuhi Prokes

Rayakan Idulfitri, MUI Imbau Masyarakat Tetap Waspada Patuhi Prokes

Riau | Selasa, 11 Mei 2021 | 17:15 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×