alexametrics

Sukses dalam Pendidikan dan Kehidupan, Ini Resep Jitu dari Motivator Muda Alfani Hidayat

Fabiola Febrinastri
Sukses dalam Pendidikan dan Kehidupan, Ini Resep Jitu dari Motivator Muda Alfani Hidayat
Motivator muda, Alfani Hidayat. (Sumber: IG)

Ia merupakan anak muda lulusan S1 dengan predikat cumlaude.

Suara.com - Menjadi orang sukses dan berguna bagi orang banyak menjadi keinginan dan cita-cita banyak anak muda di Indonesia. Demikian pula yang diinginkan oleh Alfani Hidayat.

Ia merupakan anak muda lulusan S1 dengan predikat cumlaude, dan selesai dalam waktu yang cukup singkat, yakni 3,5 tahun. Saat ini ia adalah seorang mahasiswa S2 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur.

Alfani Hidayat, yang kini berusia 23 tahun dan terhitung masih muda, sudah mampu menghasilkan 3 buku motivasi, yakni Di Balik Ketidaktahuan Kita, Mengenal Lebih Jauh, A Note to Self Improvement.

Menulis adalah hobi yang sangat disukainya. Hal tersebut mendorongnya untuk membuat buku mengenai motivasi dan kehidupan.

Keberhasilannya menerbitkan 3 buku yang berisi kehidupan dan motivasi hidup membuat Alfani menjadi sering diundang dalam acara motivasi di beberapa kampus. Ia seringkali menjadi nasarumber yang memberikan masukan dan semangat bagi kaum muda, khususnya mahasiswa baru, agar mereka mendapat gambaran yang jelas dan mendapat resep jitu untuk dapat termotivasi menjadi pelajar dan mahasiswa sukses.

“Tidak semua orang bisa belajar dari permasalahan hidup, namun orang yang bisa belajar dan tumbuh dari permasalahan hidup akan lebih menghargai hidup," ujar Alfani, mengenai prinsip hidup yang dia jalani saat ini.

Ia menyatakan yakin bahwa semua kebaikan akan selalu berbalas, sehingga jangan pernah ragu dan takut untuk berbuat baik.

Selain eksis sebagai motivator, saat ini Alfani, yang mempunyai akun IG @ alfanihidayat11 juga aktif di sosial media dan sering berbagi informasi mengenai motivasi dan kehidupan di channel Youtube dan Facebook yang dimilikinya.

Baginya, kehidupan harus terus dijalani, meski terkadang ada jalan yang berkelok sebelum mencapai tujuan. Pada akhirnya, proses itulah yang menempa seseorang, sehingga akhirnya mampu membangun karakter menjadi lebih kuat.

Menurutnya, setiap keputusan akan membawa seseorang pada kualitas kehidupan yang berbeda, sehingga untuk menjadi orang yang sukses, pilihlah keputusan secara bijak.