Tak Ada Laporan Kasus Kesehatan, Asdamindo Tolak Rencana Pelabelan Galon "Mengandung BPA"

Fabiola Febrinastri

Minggu, 12 Desember 2021 | 22:00 WIB
Tak Ada Laporan Kasus Kesehatan, Asdamindo Tolak Rencana Pelabelan Galon "Mengandung BPA"
Ilustrasi galon guna ulang. (Dok: Asdamindo)

Suara.com - Penggunaan galon guna ulang berbahan Polikarbonat (PC) sudah digunakan sejak puluhan tahun dan belum ada laporan berkaitan dengan kasus-kasus kesehatan. Untuk alasan ini, Ketua Asosiasi di Bidang Pengawasan dan Perlindungan terhadap Para Pengusaha Depot Air Minum (Asdamindo), Erik Garnadi menyatakan penolakannya terhadap wacana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang akan melabeli “Berpotensi Mengandung BPA” terhadap kemasan air minum dalam kemasan (AMDK) galon guna ulang.

“Mengapa sekarang galon berbahan BPA dipermasalahkan dan malah ada wacana melabeli BPA. Ini seperti ada persaingan bisnis di dalamnya dan merugikan para pengusaha depot air minum isi ulang," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/12/2021).

Erik mengatakan, Asdamindo juga tidak diundang BPOM dalam pertemuan konsultasi publik terkait rencana pelabelan tersebut, padahal Asdamindo adalah pemangku kepentingan langsung yang akan terimbas kebijakan ini nantinya.

BPOM, sebelumnya juga sudah melakukan uji klinis terhadap galon dan dinyatakan lulus uji dan aman dikonsumsi baik bayi dan ibu hamil.

Erik mengatakan, dampak akibat pelabelan BPA pada galon guna ulang bisa membuat pengusaha depot tutup usaha. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19, dimana ekonomi masih belum pulih benar.

"Pemerintah seharusnya peduli terhadap para pengusaha kecil, termasuk pengusaha UMKM di depot air minum isi ulang," katanya.

Selain itu, pemerintah seharusnya fokus pada kualitas air minum isi ulang di depot-depot, karena banyak yang tidak memiliki legalitas atau layak minum. Menurut Kementerian Kesehatan, baru 1,6 persen depot air minum isi ulang di Indonesia yang memilik legalitas atau sertifikat higienis.

“Ini jauh lebih penting isunya ketimbang mempermasalahkan galon guna ulang yang sudah benar-benar ada uji klinisnya dari BPOM,” pungkas Erik.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin), Rachmat Hidayat mengatakan, dalam pelabelan senyawa kimia berbahaya dan ditempelkan dalam produk makanan minuman ibarat vonis bagi produk tersebut tidak aman.

baca juga

“Produk consumer goods, seperti air minum dalam kemasan sangat rentan terhadap persepsi konsumen, persepsi masyarakat. Selain itu bisa juga memicu persaingan tidak sehat, karena nanti akan ada produk lain yang mengklaim, kami tidak mengandung zat berbahaya, yang berarti kami lebih baik," kata Rachmat.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar, Kementerian Perindustrian RI, Edy Sutopo menjelaskan, investasi dari sekitar 880 juta galon guna ulang yang beredar di pasaran saat ini diperkirakan sebesar Rp30,8 triliun.

Menurutnya, AMDK yang dikemas dalam galon guna ulang mendominasi profil industri minuman dengan pangsa pasar, 84 persen. Adapun dari total pangsa pasar AMDK ini, 69 persen dikemas dalam galon guna ulang.

"Saat ini pelaku usahanya ada 900 unit, yang menyerap 40 ribu tenaga kerja dan produksinya pada 2020, kurang lebih 29 miliar liter. Perlu kita pikirkan kalau akan mengganti ke galon sekali pakai," kata Edy. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Spesialis dan Pakar Pangan: Air Galon Guna Ulang Aman

Dokter Spesialis dan Pakar Pangan: Air Galon Guna Ulang Aman

Bisnis | Rabu, 17 November 2021 | 08:02 WIB

Guru Besar UI Sebut Air Galon Guna Ulang Tidak Sebabkan Kanker

Guru Besar UI Sebut Air Galon Guna Ulang Tidak Sebabkan Kanker

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:35 WIB

Dukung BPOM, Guru Besar Undip dan ITB Pastikan Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman

Dukung BPOM, Guru Besar Undip dan ITB Pastikan Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 08:47 WIB

Minum Air Kemasan Botol yang Ditinggal di Mobil saat Panas Terik Berbahaya?

Minum Air Kemasan Botol yang Ditinggal di Mobil saat Panas Terik Berbahaya?

Health | Minggu, 23 Juni 2019 | 17:55 WIB

Heboh Mikroplastik pada Air Kemasan, Apa Kata Ahli?

Heboh Mikroplastik pada Air Kemasan, Apa Kata Ahli?

Tekno | Rabu, 21 Maret 2018 | 16:06 WIB

Hal-hal yang Perlu Diketahui Saat Minum Air Kemasan

Hal-hal yang Perlu Diketahui Saat Minum Air Kemasan

Health | Minggu, 19 November 2017 | 19:24 WIB

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

×