Migrasi Televisi Analog ke Digital Merupakan Salah Satu Wujud Transformasi Digital

Fabiola Febrinastri

Kamis, 27 Januari 2022 | 08:13 WIB
Migrasi Televisi Analog ke Digital Merupakan Salah Satu Wujud Transformasi Digital
Diskusi publik bertajuk “Ayo Cek Manfaat Siaran TV Digital”. (Dok: Kominfo)

Suara.com - Migrasi televisi analog menuju digital merupakan sebuah keniscayaan. Presiden Joko Widodo telah mencanangkan percepatan transformasi digital Indonesia. Migrasi televisi analog menuju digital merupakan salah satu wujud dari transformasi digital dalam ruang lingkup tata kelola penyiaran.

Sejumlah negara telah mematikan TV analog. International Telecommunication Union (ITU), dalam konferensi ITU 2006, telah memutuskan bahwa 119 negara ITU Region-1 menuntaskan Analog Switch Off (ASO) paling lambat 2015.

Demikian pula pada konferensi ITU 2007 dan 2012, pita spektrum frekuensi radio UHF (700 MHz) semula untuk televisi terestrial ditetapkan menjadi layanan mobile broadband, sedangkan di tingkat regional terdapat Deklarasi ASEAN untuk menuntaskan ASO di 2020.

Tim Edukasi dan Komunikasi Publik Analog Switch Off Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar diskusi publik bertajuk “Ayo Cek Manfaat Siaran TV Digital”. Informasi terkait migrasi TV digital harus disebarluaskan kepada masyarakat melalui webinar yang digelar, Rabu (26/1/22).

“Peralihan siaran televisi analog ke siaran digital membawa sejumlah manfaat. Salah satu manfaat yang dihadirkan teknologi siaran digital adalah diversifikasi konten siaran. Program penghentian siaran televisi analog akan mendorong keberagaman konten dari industri penyiaran dalam negeri,” ujar Indro Siswoyo, Koordinator Infrastruktur Penyiaran, Direktorat Pengembangan Pitalebar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Diversifikasi konten berpotensi memunculkan konten-konten edukatif, kreatif, dan variatif. Hal itu sangat bermanfaat bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tontonan atau televisi menjadi satu-satunya akses tontonan.

Pembicara lainnya, Mulyo Hadi Purnomo, yang merupakan Wakil Ketua KPI Pusat, menyatakan, dampak lain yang ditimbulkan adalah pertumbuhan industri penyiaran, termasuk industri penyiaran lokal.

"Jika selama ini, pelaku industri penyiaran hanya tumbuh di kota-kota besar, maka penghentian siaran analog berpotensi menumbuhkan ekosistem penyiaran baru di tingkat lokal atau daerah. Hal itu tidak hanya dari rumah produksi, akan tetapi mencakup pembuat konten hingga sumber daya manusia penopang industri penyiaran,’’ ujarnya.

Selain manfaat yang akan diterima, terdapat tantangan utama terkait dampak keberagaman konten, yakni pengawasan penyiaran. Keberagaman isi siaran yang dihasilkan dari siaran televisi digital membutuhkan pengawasan yang lebih massif daripada sebelumnya.

baca juga

Senada dengan itu, Gilang Iskandar, Sekjen ATVSI, menyatakan,  "Potensi keragaman konten yang ditimbulkan dari program Migrasi TV Digital harus diimbangi dengan sistem dan kebijakan pengawasan yang terstruktur."

Dampak lain yang ditimbulkan adalah pertumbuhan industri penyiaran, termasuk industri penyiaran lokal. Jika selama ini pelaku industri penyiaran hanya tumbuh di kota-kota besar, penghentian siaran analog berpotensi menumbuhkan ekosistem penyiaran baru di tingkat lokal atau daerah.

Hal itu tidak hanya dari rumah produksi, akan tetapi mencakup pembuat konten hingga sumber daya manusia penopang industri penyiaran.

Pada 30 April 2022 merupakan tahap pertama siaran TV analog di wilayah Kabupaten Blora, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Brebes. Siaran TV analog di daerah-daerah ini akan dihentikan dan dialihkan ke siaran TV digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kominfo: Forum G20 Untungkan Indonesia

Kominfo: Forum G20 Untungkan Indonesia

Tekno | Rabu, 26 Januari 2022 | 22:42 WIB

Kominfo Bawa Isu Konektivitas dan Pemulihan Pasca-Pandemi Covid-19 di G20

Kominfo Bawa Isu Konektivitas dan Pemulihan Pasca-Pandemi Covid-19 di G20

Tekno | Rabu, 26 Januari 2022 | 22:26 WIB

Kominfo Buka Peluang Bahas Metaverse dan NFT di G20

Kominfo Buka Peluang Bahas Metaverse dan NFT di G20

Tekno | Rabu, 26 Januari 2022 | 22:18 WIB

Kominfo: Ada 453 Miliar GB Data Beredar per Hari pada 2025

Kominfo: Ada 453 Miliar GB Data Beredar per Hari pada 2025

Tekno | Rabu, 26 Januari 2022 | 22:02 WIB

Optimalkan Layanan Telekomunikasi, Kominfo Gencarkan Penataan Ulang Peruntukkan Frekuensi

Optimalkan Layanan Telekomunikasi, Kominfo Gencarkan Penataan Ulang Peruntukkan Frekuensi

Tekno | Rabu, 26 Januari 2022 | 00:17 WIB

Pembangunan Jaringan 4G Telkomsel dan XL di Wilayah 3T Diharapkan Percepat Transformasi Digital

Pembangunan Jaringan 4G Telkomsel dan XL di Wilayah 3T Diharapkan Percepat Transformasi Digital

Tekno | Selasa, 25 Januari 2022 | 17:48 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×