Mengakomodir Peak Season 2022 Lion Air Mempersiapkan 110 Armada dan Personel Pesawat Udara Terbaik

Arendya Nariswari

Sabtu, 30 April 2022 | 16:28 WIB
Mengakomodir Peak Season 2022  Lion Air Mempersiapkan 110 Armada dan Personel Pesawat Udara Terbaik
Pesawat Lion Air. (Shutterstock)

Suara.com - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini mengenai operasional penerbangan dalam layanan (In-flight fleet management) saat musim ramai liburan dan Lebaran 2022 (peak season).

Dalam memberikan layanan terbaik, pesawat yang dioperasikan Lion Air termasuk generarsi modern yang dikirim langsung dari pabrikan pesawat.

Saat peak season, Lion Air mempersiapkan armada menurut kebutuhan, terdiri dari

  • 6 unit Airbus A330-300 (440 kursi kelas ekonomi)
  • 6 unit Airbus A330-900NEO (436 kursi kelas ekonomi)
  • 35 unit Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekomoni)
  • 63 unit Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi)

Pengaturan operasional pesawat berdasarkan jadwal pergerakan pesawat (rotasi) yang dikelola sesuai basis utama (home base) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang (KNO), Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH), Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya (SUB), Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar (DPS), Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN), Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin (BDJ), Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG), Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado (MDC), Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon (AMQ), Bandar Udara Internasional Domine Eduard Osok Sorong (SOQ) dan Bandar Udara Internasional Sentani Jayapura (DJJ).

Lion Air secara konsisten (terstruktur dan terjadwal) menjalankan semua pemeliharaan, pengecekan, pesawat udara, menurut program perawatan (approved maintanence program) secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unschedulled maintenance).

Lion Air berkomitmen mewujudkan operasional penerbangan, memastikan setiap pesawat dalam kondisi prima, aman, dan laik terbang (airworthiness) serta sejalan untuk merencanakan persiapan penerbangan dengan tepat (preparation for flight).

1.  Pengecekan dan Pemeliharaan Komponen Pesawat

Pemeriksaan dan perawatan kinerja (performa) secara komprehensif dari seluruh komponen pesawat udara, yaitu pada mesin (preservation engine), perangkat tambahan daya (auxiliary power unit), navigasi, peralatan komunikasi, hiburan dalam penerbangan (inflight entertainment), fasilitas pesawat dan lainnya yang terkait.

Lion Air melakukan proses pengecekan sistem sirkulasi udara pada kabin, termasuk HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter yang digunakan sebagai alat penyaring sirkulasi udara di dalam pesawat.

baca juga

2.  Sterililsasi dan Kebersihan Pesawat

Proses sterilisasi mencakup disinfection, disinsection, fummigasi dan deepcleaning. Menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectan spray) sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Area detail mencakup ruang kokpit, toilet (lavatory), dapur (galley), kompartemen bagasi, meja lipat pada kursi, sandaran kursi, penutup kursi bagian kepala (head cover), penutup jendela dan dinding kabin, karpet dan ruang kargo di bagian bawah kabin pesawat.

Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC).

4.  Pengecekan Pesawat Cadangan

Perawatan khusus untuk pesawat yang dipersiapkan sebagai cadangan (standby), sesuai ketentuan dari pembuat (pabrikan) pesawat yang dikenal dengan prolong inspection.

Lion Air juga menjalankan program wajib pelatihan (mandatory training) bagi teknisi tetap berjalan salah satunya menggunakan pembelajaran berbasis elektronik (e-learning), antara lain fokus pada Safety Management System (SMS), faktor utama pada diri dalam bekerja (human factor) serta penguatan dan penyegaran kembali (recurrent) mengenai standar operasional prosedur (SOP).

Seluruh pelaksanaan operasional penerbangan Lion Air, tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanaan, serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan ketat. Untuk persiapan operasional penerbangan, Lion Air senantiasa memastikan kondisi kesehatan personel pesawat udara yang bertugas dalam kondisi memenuhi kualifikasi kesehatan.

Lion Air tetap melakukan pengecekan kesehatan kepada pilot, awak kabin, dan teknisi. Pemeriksaan kesehatan sebelum penerbangan (pre flight check) sangat penting untuk menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight), agar keselamatan dan keamanan para penumpang selama dalam penerbangan terjamin. Selain itu, Para personel pesawat udara yang bertugas, dipastikan sudah dalam kondisi telah mendapatkan Vaksinasi Dosis Ke-3 (Vaksin Booster).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Mbak Lala Pengasuh Rafathar Bisa Mudik Lagi ke Lampung, Sempat Antre Panjang Mau Naik Kapal

Akhirnya Mbak Lala Pengasuh Rafathar Bisa Mudik Lagi ke Lampung, Sempat Antre Panjang Mau Naik Kapal

Jogja | Sabtu, 30 April 2022 | 14:11 WIB

Warga Bandung Bisa Salat Idul Fitri 1443 Hijriah di Lapangan Gasibu

Warga Bandung Bisa Salat Idul Fitri 1443 Hijriah di Lapangan Gasibu

Jabar | Sabtu, 30 April 2022 | 13:14 WIB

Ada Dua Jalur Alternatif di Puncak, Ini Rutenya

Ada Dua Jalur Alternatif di Puncak, Ini Rutenya

Bogor | Sabtu, 30 April 2022 | 12:16 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×